Membangun Internal Link Map Website dengan Jev
Bagaimana saya membaca 155 halaman ID dan EN dengan Jev, memisahkan link template dari link editorial, lalu menerapkan 155 keputusan contextual link.
Portofolio
Setiap proyek di bawah ini bermula dari masalah yang bisa Anda kenali: website hilang setelah hosting mati, halaman produk yang lambat, atau tim yang tidak bisa memperbarui konten sendiri. Angka dan keputusan teknisnya saya tulis apa adanya.
Bagaimana saya membaca 155 halaman ID dan EN dengan Jev, memisahkan link template dari link editorial, lalu menerapkan 155 keputusan contextual link.
MSI Freight sudah punya desain HTML yang selesai, tetapi tanpa cara mengelola konten. Setiap perubahan berarti menyentuh kode.
Desain itu kami pindahkan ke WordPress custom dengan tema dan blok tersendiri, 13 halaman, 32 artikel, dan 346 aturan redirect agar URL lama tetap aman.
Tim sekarang bisa memperbarui konten sendiri, sementara struktur SEO dan alamat halaman tetap terjaga.
Banyak alat invoicing hanya menambah fitur. Kami mulai dari pertanyaan lain: pekerjaan seperti apa yang sebenarnya dijalankan pengguna setiap hari?
NeatInvoice diposisikan sebagai workspace, bukan generator PDF. Antarmukanya dipangkas jadi dua layar, Editor dan Overview, dengan live link tracking yang terasa langsung berguna.
Fokus itu menghasilkan produk yang lebih tenang dipakai, berjalan di atas stack Next.js, Supabase, dan Vercel yang ringan dirawat.
ICV Training menyimpan ribuan dokumen pelatihan dalam 441 topik dan 4.430 batch. Katalog sebesar itu tidak cocok dikelola secara manual.
Kami bangun katalog dinamis dengan Astro, Sanity, dan Cloudflare Workers, lengkap dengan proses impor data yang dibantu AI.
Sekitar 4.905 dokumen kini bisa dicari dan diterbitkan cepat, dengan biaya platform bulanan yang nyaris nol.
Penasihat Hosting tumbuh dari blog review menjadi ekosistem yang butuh direktori, wiki, dan tools. WordPress yang sebelumnya solid mulai menjadi batas.
Kami migrasikan platform ke Next.js 16 dengan PostgreSQL dan CMS kustom, sambil menjaga konten dan struktur URL tetap utuh.
Fondasi baru ini membuat fitur berikutnya lebih bebas dikembangkan, tanpa harus melawan batas plugin.
Checkout bawaan WooCommerce terasa kaku dan kurang meyakinkan di mobile, padahal halaman ini yang menentukan pembeli menyelesaikan transaksi.
Kami bangun ulang alurnya di atas Fluid Checkout Lite, lalu selesaikan dengan PHP, JavaScript, dan CSS agar tampil lebih rapi dan fokus. Opsi kirim dan ambil di toko dibuat lebih jelas dalam satu halaman.
Hasilnya checkout yang lebih tenang dipakai, mengurangi keraguan di langkah terakhir tanpa mengganti plugin inti WooCommerce.
Website lama hilang bersama hosting dan domain yang tidak diperpanjang. Tidak ada backup, jadi satu-satunya jalan adalah membangun ulang dari nol.
Setiap halaman disusun dari sudut pandang calon klien fire protection, mulai dari informasi yang mereka cari sampai alasan mereka menghubungi.
Hasilnya website WordPress ringan dengan skor desktop 100 dan aksesibilitas 98, yang tetap mudah dikelola tim internal.
Website PT Zumatic tumbuh jadi sistem yang kompleks dan berat dirawat, sampai tidak lagi mencerminkan skala bisnisnya.
Kami audit beban teknis, optimasi pemuatan WordPress, dan menyederhanakan cara tim mengelola konten, termasuk kebutuhan multilingual.
Performa mobile naik dari 53 ke 93 dan desktop dari 81 ke 100, dengan pengelolaan yang jauh lebih ringan.
ImageTools.pro dimulai sebagai eksperimen: membangun aplikasi pengolah gambar yang berfungsi tanpa tim dan tanpa siklus proyek panjang.
Dengan Next.js, Sharp.js, dan Shadcn UI, saya membangun alur upload, proses, dan unduh yang sederhana. AI mempercepat keputusan teknis, bukan menggantikan pemahaman.
Aplikasi selesai dalam lima hari dan membuktikan produk web yang rapi bisa bergerak cepat saat ruang lingkupnya dijaga ketat.
Website Harun Studio sendiri masih berjalan di WordPress, dengan biaya hosting bulanan dan workflow yang lebih rumit dari yang dibutuhkan.
Kami pindahkan seluruh situs ke Astro, menyusun ulang konten dan komponen, lalu menyajikannya sebagai berkas statis.
Loading jadi sekitar 8x lebih cepat, biaya hosting turun 100%, dan proses publikasi jauh lebih sederhana.
Toko online Muslimadani terasa lambat dan menyulitkan pembeli. Masalahnya tersebar: aset berat, konfigurasi teknis, dan infrastruktur yang tidak lagi cocok.
Kami mulai dari audit bottleneck, memperbaiki sumber kelambatan, lalu memindahkan hosting ke VPS agar lebih stabil.
Perjalanan belanja jadi lebih cepat dan jelas, dan tim internal lebih mudah merawat tokonya.
Website WIN Equipment berat saat dibuka. Skor PageSpeed mobile 27 dan 43 plugin aktif membuatnya lambat di perangkat yang paling sering dipakai pelanggan.
Kami audit bobot halaman, kurangi plugin yang tumpang tindih, dan rapikan aset yang menghambat render. Fokusnya waktu muat yang benar-benar terasa, bukan sekadar angka.
Skor mobile naik ke 92 dan desktop ke 99, sementara waktu muat turun dari 5,2 detik ke 1,1 detik.
Ceritakan kebutuhan dan target Anda. Kami bantu memetakan langkah paling masuk akal, lengkap dengan estimasi waktu dan biaya.