Web Hosting Terbaik 2022

Perbandingan 22 Shared Web Host Berdasarkan Uptime, Speed dan Support

/ Hosting Reviewer

Last Updated:

/ 376 Komentar

Jika Anda serius ingin membuat website yang profesional, Anda harus memilih web hosting yang handal terlebih dahulu.

Web hosting yang tidak hanya memiliki server yang cepat, namun juga tidak sering down dan didukung oleh layanan support yang baik.

Masalahnya adalah ada puluhan bahkan ratusan penyedia web hosting di luar sana.

update penelitian web hosting terbaik 2022

Bagaimana Anda dapat menemukan web hosting terbaik diantara ratusan pilihan? Tidak mudah, menghabiskan waktu dan merupakan pekerjaan yang melelahkan.

Kami di Penasihat Hosting telah melakukannya selama lebih dari 30 bulan ini:

1. Membeli 22 web hosting paling populer di Indonesia (jumlahnya mungkin akan terus bertambah)
2. Men-setup situs WordPress untuk tujuan pengetesan dengan konfigurasi yang sama
3. Menguji layanan support
4. Melakukan monitoring uptime dan speed serta pengujian Load Impact K6
5. Mempublikasikan review

Rangkuman Hasil Penelitian Update April 2022

Tahukah Anda bahwa ada tiga + satu faktor yang paling menentukan kualitas suatu layanan web hosting, yaitu:

1. Uptime yang stabil (diatas 99,90%).
2. Server hosting yang cepat (TTFB dibawah 300ms)
3. Dan support yang baik.
4. Poin plus nya adalah memberikan garansi selama 30 hari tanpa syarat.

Namun sayangnya, berdasarkan hasil penelitian kami, tidak ada satupun dari 22 provider web hosting Indonesia yang kami review berhasil di empat faktor diatas. Jadi, sejujurnya sulit untuk merekomendasikan provider web hosting lokal manapun saat ini.

Akan tetapi, berdasarkan data yang telah kami kumpulkan, kami bisa menjelaskan mana provider yang lebih baik antara yang satu dengan yang lainnya.

Berikut informasi tentang proses penelitian kami sejauh ini:

JUMLAH PROVIDER22
LAMA PENELITIANSejak Agustus 2019
YANG DIMONITORINGUptime & Speed
UPDATE SELANJUTNYANovember 2022
APAKAH KAMI INDEPENDENYes! 100%
HASIL PENELITIAN LENGKAPBaca disini
APAKAH KAMI MENERIMA KONSULTASIHubungi Kami

Hosting Terbaik Pilihan Penasihat Hosting

1. DomaiNesia (www.DomaiNesia.com)
2. WarnaHost cPanel (www.WarnaHost.com)
3. Dracoola Multimedia (www.Dracoola.com)
4. Jetorbit (www.Jetorbit.com)
5. Dapur Hosting (www.DapurHosting.com)
6. Dewabiz (www.Dewabiz.com)
7. IdCloudHost (www.IdCloudHost.com)
8. Niagahoster (www.Niagahoster.co.id)

Disclosure: Support Anda membantu website ini terus berjalan! Kami menggunakan link affiliasi, dimana kami akan menerima komisi (mulai dari 10% hingga 75%) dari pembelian hosting Anda tanpa ada biaya tambahan dibebankan kepada Anda. Kami bahkan berhasil menegosiasikan harga yang lebih murah untuk beberapa provider. Baca lebih lengkap.

Hosting Terbaik #1: DomaiNesia (www.DomaiNesia.com)

Pilihan web hosting terbaik untuk banyak pengguna.


Pilihan #1 Kami

Mengapa kami merekomendasikan DomaiNesia sebagai web hosting terbaik #1?

DomaiNesia adalah pilihan yang seimbang untuk Anda yang menginginkan shared cloud hosting dengan:

Uptime yang Stabil
Speed Cukup Cepat
Support Bisa Diandalkan
Review DomaiNesia

Masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING untuk mendapatkan diskon 35% (berlaku untuk paket apapun dengan durasi sewa minimal 12 bulan). Diskonnya juga berlaku pada saat perpanjangan (recurring).

Uptime

99,97%

Speed

311 ms

Support

5/5

Harga

Mulai Rp14.000/bln

Review

DomaiNesia berdiri tahun 2009 dan mengklaim telah melayani lebih dari 50.000+ pelanggan dari seluruh Indonesia dan mancanegara.

Mereka cukup populer karena menawarkan web hosting yang sudah dalam infrastruktur cloud plus NVMe storage dengan penawaran harga yang cukup bersaing.

Berdasarkan hasil penelitian selama 31 bulan ini, kami bisa menyimpulkan bahwa mereka adalah provider web hosting yang cukup berimbang antara harga dan kualitas.

Apa alasannya? Setidaknya karena lima hal dibawah ini:

Rata-rata uptime yang reliable dengan score 99.97%

Rata-rata speed yang cukup cepat (TTFB 311 ms, tercepat ke #7 dari 22 provider)

Harga yang termasuk termurah diantara semua provider yang kami review (mulai dari Rp 14.000/bulan) dan harga renewal yang flat / tidak ada kenaikan harga

Layanan support yang baik dan bisa diandalkan

Berbeda dengan provider kebanyakan, DomaiNesia menawarkan pilihan pembayaran hosting secara bulanan alih-alih mesti secara tahunan.

Tentang baiknya layanan support DomaiNesia, berdasarkan pengujian support yang kami lakukan, mereka adalah yang tercepat ke #1 dalam memperbaiki error yang sengaja kami buat.

Berdasarkan alasan-alasan diatas, kami percaya diri merekomendasikan DomaiNesia sebagai best web hosting terbaik di Indonesia (versi Penasihat Hosting).

Ngomong-ngomong, DomaiNesia juga memiliki lima pilihan server yang tersebar di Indonesia, Singapura, Amerika, Inggris dan Jepang. Tergantung dari lokasi target pengunjung website Anda, Anda bisa memilih server dengan lokasi terdekat.

Hal baik lainnya adalah mereka memberikan garansi hosting selama 20 hari (standar garansi dalam industri adalah 30 hari). Kelebihannya adalah Anda bisa mengajukan refund apapun alasannya, tanpa syarat dan bebas dilakukan pelanggan tanpa perlu mereka mencoba menyelesaikan keluhan pelanggan terlebih dahulu.

Kekurangan yang perlu Anda garis bawahi adalah mereka tidak menggunakan LiteSpeed Web Server. Mereka masih menggunakan Nginx yang diklaim sudah dioptimasi sedemikian rupa untuk mengimbangi LiteSpeed Web Server.

Itu artinya, bagi Anda yang sebelumnya menggunakan LiteSpeed Cache, Anda mungkin perlu mencari alternatif lainnya jika mempertimbangkan untuk pindah ke DomaiNesia.

Kelebihan

Memiliki rata-rata uptime paling stabil diantara semua 22 provider yang kami review (99,97%)

Speed hosting yang cukup cepat dengan rata-rata TTFB 311 ms (tercepat ke #7 dari 22 provider)

Layanan support yang baik (rating 5/5) dan dapat diandalkan

Paket ‘Extra’ DomaiNesia memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun website baru

Harga hosting yang murah dengan harga renewal yang flat atau tidak ada kenaikan harga

Gratis migrasi hosting dan domain gratis jika memilih paket hosting tertentu

Memiliki panduan atau pengetahuan dasar yang lengkap

Terdapat 5 pilihan lokasi server yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan

Kekurangan

Memiliki rata-rata uptime paling stabil diantara semua 22 provider yang kami review (99,97%)

Speed hosting yang cukup cepat dengan rata-rata TTFB 311 ms (tercepat ke #7 dari 22 provider)

Layanan support yang baik (rating 5/5) dan dapat diandalkan

Paket ‘Extra’ DomaiNesia memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun website baru

Harga hosting yang murah dengan harga renewal yang flat atau tidak ada kenaikan harga

Gratis migrasi hosting dan domain gratis jika memilih paket hosting tertentu

Memiliki panduan atau pengetahuan dasar yang lengkap

Terdapat 5 pilihan lokasi server yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan

Rating Kami

4,1/5

★★★★

Host dengan Domainesia

… atau baca review detail Domainesia

Hosting Termurah: WarnaHost cPanel (www.Warnahost.com)

Pilihan hosting yang paling budget-friendly (Hint: mulai dari Rp 100.000/tahun) dengan penawaran jumlah storage yang lebih dari cukup untuk membangun website baru.


WarnaHost memiliki dua pilihan control panel yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. 

Berdasarkan penelitian kami, yang menggunakan cPanel memiliki performance lebih baik.

Review WarnaHost

Uptime

99,79%

Speed

408 ms

Support

4/5

Harga

Mulai Rp125.000/thn

Review

Dari daftar 10 hosting terbaik ini, WarnaHost adalah satu-satunya yang berlokasi di luar pulau jawa, tepatnya di Sulawesi Tengah, Kota Palu. Didirikan pada tahun 2010 dan sudah melayani lebih dari 4600+ pelanggan dan mengelola 40 server.

Pada paket web hosting murahnya, Anda bisa memilih untuk menggunakan salah satu control panel antara DirectAdmin dan cPanel.

Berdasarkan penelitian kami, yang cPanel memiliki performance lebih bagus. Secara keseluruhan lebih bagus uptimenya dan lebih bagus speednya.

Bagus, tapi mengapa uptimenya update April 2022 ini hanya 99,79%? Ingat kasus kebakaran gedung Cyber Desember 2021 lalu? Yes! WarnaHost adalah salah satu provider yang terdampak dan hal itu menyebabkan score uptimenya menjadi jatuh. Score nya memang buruk, tapi tidak adil jika kami mengatakan bahwa uptime mereka juga buruk, karena sesungguhnya secara keseluruhan rata-rata uptimenya stabil.

Sayangnya, rata-rata uptime yang bagus ini tidak diiringi dengan speed yang bagus pula. Data penelitian kami menunjukan bahwa speed nya hanya masuk kategori “OK” saja (tidak cepat, tidak lambat). Dibandingkan 22 provider, mereka ada di rank ke #11.

Apa kelebihan WarnaHost lainnya? Mereka juga menonjol dalam hal supportnya (rating 5/5).

Mereka memiliki adab yang bagus dan sepertinya provider yang bisa menjaga privasi pelanggan-pelanggannya karena pada saat pengujian berlangsung, mereka meminta izin terlebih dahulu untuk masuk ke control panel kami. 

Itu adalah point plus buat WarnaHost, karena kami menjumpai ada begitu banyak provider yang secara sengaja bahkan masuk ke dashboard WordPress pelanggan tanpa izin.

Hal menarik lainnya yang bisa Anda temui dari WarnaHost adalah harga hosting yang murah. Paket termurah nya di mulai dari Rp 100.000/tahun (DirectAdmin) atau Rp 125.000/tahun (cPanel). Beda nya hanya Rp 25.000/tahun, jauh lebih murah dari Qwords yang bedanya Rp 120.000/tahun.

Dengan paket tersebut (paket Hemat), Anda akan mendapatkan sumber daya yang lebih dari cukup untuk membuat website baru:

1 GB SSD storage

Unlimited bandwidth

Unlimited website/add on

Sayangnya, sama seperti DomaiNesia, mereka juga tidak menggunakan LiteSpeed WebServer. Bukan kekurangan secara umum, kecuali secara spesifik bagi Anda yang sudah terbiasa atau ingin menggunakan LiteSpeed Cache.

Selain itu, mereka juga menawarkan produk hosting VPS baik yang unmanaged maupun managed, juga menyediakan jasa managed VPS dan dedicated hosting. Terdapat juga Cloud Hosting khusus untuk kebutuhan E-Learning. 

Hal baik lainnya adalah mereka memberikan garansi 30 hari yang berlaku untuk semua paket hosting. Jadi, Anda bisa melakukan ‘test drive’ terlebih dahulu tanpa khawatir uang Anda tidak kembali jika Anda tidak puas dengan layanan mereka.

Kelebihan

Layanan support yang baik dan bisa diandalkan

Secara keseluruhan rata-rata uptime nya stabil

Layanan support yang baik (rating 5/5) dan dapat diandalkan

Rata-rata waktu responsenya rendah pada pengujian load impact dengan 10 VU

Harga hosting (dengan cPanel) paling murah diantara 22 provider lainnya

Jumlah sumber daya pada paket termurahnya sudah lebih dari cukup untuk membangun website baru

Gratis migrasi hosting

Kekurangan

Speed nya hanya “OK” saja (Tidak cepat, tidak lambat)

Tidak menggunakan LiteSpeed Web Server pada paket hosting murah cPanel nya

Adanya batasan dalam fitur backup (tidak menggunakan JetBackup dan backup oleh sistem hanya bekerja setiap bulan sebanyak dua kali)

Tidak ada opsi berlangganan hosting secara bulanan, tiga bulanan dan enam bulanan pada paket hosting murah

Rating Kami

3,2/5

★★★

Host dengan Warnahost cPanel

… atau baca review detail WarnaHost

Hosting dengan Support yang Baik: Dracoola Multimedia (www.Dracoola.com)

Support dan kecepatan adalah dua kelebihannya. Hanya saja, berdasarkan monitoring kami selama 32 bulan ini, rata-rata uptime nya tidak stabil.


Layanan support Dracoola adalah salah satu yang terbaik dalam pengujian kami.

Jika Anda pengguna baru yang menginginkan support yang baik, tapi tidak begitu peduli dengan faktor performance nya, maka Dracoola mungkin adalah provider hosting terbaik yang Anda cari-cari selama ini.

review Dracoola

Masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING untuk mendapatkan diskon 20% (Minimal berlangganan paket Venus selama 12 bulan).

Uptime

99,82%

Speed

217 ms

Support

5/5

Harga

Mulai Rp16.667/bln

Review

Provider web hosting Indonesia yang satu ini agak nyentrik. Mereka menggunakan nama Dracoola sebagai brand perusahaan. Didirikan pada tanggal 19 April 2003, dan cukup populer di kalangan blogger.

Dracoola adalah salah satu provider hosting Indonesia favorit kami. Mereka tidak neko-neko. Tidak ada yang mereka janjikan seperti kebanyakan penyedia web hosting lain nya yang suka mengklaim sesuatu yang tidak ada buktinya, seperti uptime 99.99%, support terbaik, speed 10x lebih cepat dan lain-lain sebagainya.

Sebenarnya klaim-klaim seperti yang telah kami sebutkan diatas tidak salah, karena proporsi nilai seperti itu dapat membantu pelanggan non-teknis untuk dapat memahami apa saja yang akan mereka dapatkan, meskipun, well, dalam prakteknya bertolak belakang.

Yang Dracoola katakan hanyalah penawaran harga domain dan tarif web hosting dengan harga yang rasional plus kualitas dan layanan terbaik. 

Itu semua benar. Faktanya memang demikian.

Harga paket hosting mereka benar rasional, bahkan termasuk yang paling fair jika kami bandingkan dengan semua provider lainnya, dan layanan (support) mereka benar salah satu yang terbaik. Kami sudah mengujinya.

Dengan pelayanannya yang baik, semestinya mereka bisa berada dibagian paling atas dari provider yang kami rekomendasikan, namun sayang, masalah uptime yang belum stabil masih menjadi pagar pembatasnya, walaupun mereka sudah mencoba upgrade infrastruktur ke lingkungan cloud pada bulan Desember 2020 lalu.

Hasil penelitian kami menunjukan bahwa rata-rata uptime mereka masih tidak begitu bagus dengan score 99.82%, tetapi score ini adalah yang terbaik dalam beberapa tahun kebelakang. Yang menjadi kelebihan Dracoola adalah kecepatan server hosting mereka yang tergolong cepat. Dalam pengujian TTFB yang kami lakukan, mereka tercepat ke #3 dengan nilai TTFB 217 ms.

Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah Dracoola hanya memberikan garansi selama 14 hari saja. Plus, pada paket termurah nya, yaitu paket ‘DAWN-id’, jumlah sumber daya yang diberikan terbatas, misalnya jumlah storage hanya 300 MB dan bandwidth dibatasi 50 GB saja.

Kelebihan

Layanan support yang baik (rating: 4,5/5)

Sukses dalam pengujian load impact 10 virtual user dengan rata-rata waktu response yang rendah (rendah lebih baik), yaitu 146 ms

Kecepatan servernya cepat dengan rata-rata TTFB 217 ms atau tercepat ke #3 dari 22 provider

Provider web hosting yang apa adanya, transparan. Penawaran harga hosting yang murah dengan harga renewal yang flat mengikuti siklus pembayaran

Gratis migrasi hosting

Ada pilihan siklus pembayaran hosting secara bulanan dan tiga bulanan dengan struktur harga yang adil

Kekurangan

Rata-rata uptime nya buruk (99,82%)

Garansi hanya berlaku selama 14 hari saja

Bandwidth pada paket ‘DAWN-id” masih dibatasi 50 GB saja (tidak ‘unlimited’)

Paket ‘DAWN-id’ memiliki sumber daya yang terbatas, seperti jumlah storage hanya 300MB

Sistem backup nya masih tradisional dimana klien perlu men-download dan me-restore backup secara manual (belum menggunakan JetBackup)

Rating Kami

3,8/5

★★★★

Host dengan Dracoola

… atau baca review detail Dracoola

Jetorbit (www.Jetorbit.com)

Mereka sudah banyak improvement sejak kami sama sekali tidak merekomendasikannya pada Februari 2020 lalu. Yang paling menonjol di 2022 ini? Rata-rata uptime yang telah kembali stabil.


Jetorbit terkenal dengan layanan support nya yang cepat dan harga hosting yang terbilang murah.

Tapi, apakah ada yang lain? Dalam monitoring 6 bulan terakhir, yaitu bulan Oktober 2021 – Maret 2022, rata-rata uptime nya cukup stabil dengan score 99,93%.

Uptime

99,93%

Speed

443 ms

Support

4,5/5

Harga

Mulai Rp15.750/bln

Review

Jetorbit berdiri pada tahun 2012 dan beralamat di Yogyakarta, tepat nya di kabupaten Sleman. Sama seperti 6 penyedia layanan web hosting lainnya yang juga berkantor pusat di Yogyakarta (Sepertinya memang kota ini tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar saja).

Kami senang memberitahu Anda bahwa hasil monitoring uptime kami terhadap Jetorbit dalam 6 bulan terakhir cukup bagus. Rata-rata uptime nya adalah 99,93% atau terbaik ke #3 dari 22 provider dan membuat mereka naik ke daftar web hosting terbaik rank #4 pada update kali ini.

Hanya saja, perbaikan uptime yang terlihat ini tidak didampingi dengan perbaikan pada kecepatan server hosting nya. Dalam pengujian terakhir kami pada bulan April 2022 (443 ms), kecepatannya bisa dikatakan sama dengan pengujian sebelumnya pada bulan September 2021 lalu (448 ms).

Kelebihan lain dari Jetorbit adalah layanan supportnya yang cepat. Dari hasil penelitian kami, mereka dapat menyelesaikan critical error pada website WordPress yang sengaja kami buat hanya dalam waktu 10 menit saja.

Bagaimana dengan harganya? Harga mereka cukup adil. Anda punya banyak pilihan; mulai dari bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, tahunan hingga tiga tahunanUpdate: Saat ini, Jetorbit tidak lagi menyediakan pilihan berlangganan hosting secara bulanan atau tiga bulanan untuk hosting murah di bawah paket Venus.

Hal yang perlu Anda bold dan underline adalah walaupun mereka menawarkan garansi 30 hari, tetapi garansi ini memiliki syarat-syarat yang sangat ketat dimana kami menyimpulkan bahwa mereka tidak percaya diri atau tidak berniat untuk memberikan garansi kepada pelanggan-pelanggan barunya.

Kelebihan

Rata-rata uptime yang cukup stabil dalam monitoring 6 bulan terakhir (99,93%)

Layanan support yang baik (rating: 4,5/5) dengan response ticket yang cepat

Rata-rata TTFB atau kecepatan hosting yang “hanya OK’ saja (tidak cepat, tidak lambat)

Harga hosting yang terbilang murah

Gratis migrasi hosting dan gratis domain untuk paket tertentu

Gratis migrasi hosting

Sudah menggunakan JetBackup sehingga kegiatan backup dan restore dapat dilakukan dengan dengan mudah dan otomatis

Kekurangan

Sepertinya memiliki masalah serius pada server, karena rata-rata waktu response nya sangat tinggi pada pengujian load impact dengan 10 virtual user, yaitu 3531,49 ms (tertinggi #2. Tinggi berarti buruk)

Untuk mendapatkan harga termurah (Rp 15.153/bulan), Anda harus berlangganan langsung selama 3 tahun

Tidak lagi menyediakan pilihan pembayaran hosting secara bulanan, kecuali paket Venus keatas

Memiliki aturan garansi yang sangat ketat = tidak ada garansi

Fitur backup memiliki keterbatasan, yaitu hanya bekerja 1x dalam seminggu

Rating Kami

3,3/5

★★★

Host dengan Jetorbit

… atau baca review detail Jetorbit

Dapur Hosting (www.Dapurhosting.com)

Sama seperti Dracoola, kecepatan hosting Dapur Hosting tergolong cepat, tapi uptime yang tidak stabil masih menjadi permasalahan mereka sampai saat ini.


Satu hal yang kami sukai dari Dapur Hosting, yaitu kecepatan server hosting nya termasuk tercepat diantara 22 provider yang kami review.

Score TTFB nya 250 ms atau tercepat ke #4.

Review Dapur Hosting

Uptime

99,63%

Speed

250 ms

Support

3,5/5

Harga

Mulai Rp100.000/thn

Review

Dapur Hosting termasuk pemain senior dari daftar provider hosting yang kami review. Mereka sudah ada sejak tahun 2005, mungkin bersamaan atau tidak lama setelah pemain besar seperti Rumahweb, Masterweb dan IDwebhost berdiri.

Berdasarkan penelitian kami, Dapur Hosting memiliki speed yang diatas rata-rata, TTFB atau time to first byte nya selama pengujian kami adalah 250 ms. Nilai ini adalah yang tercepat ke #4 dari 22 provider.

Namun, speed yang cepat ini sayangnya tidak dibarengi dengan rata-rata uptime yang stabil. Score uptime nya adalah 99.63% (tergolong buruk).

Harga hosting termurah Dapur Hosting adalah 100.000/tahun (mereka tidak menawarkan pilihan secara bulanan). Control panel yang digunakan adalah cPanel, tetapi jumlah storage dan bandwidth nya masih dibatasi, kecuali Anda memilih paket Hosting Premium dan paket Hosting Unlimited dengan harga yang lebih mahal dibandingkan para pesaing nya.

Hal lain yang menjadi kelebihan Dapur Hosting adalah supportnya yang tersedia 24/7. Dalam pengujian kami, supportnya cukup bagus meski waktu perbaikan errornya (dalam pengujian yang dilakukan) dibawah rata-rata, yaitu 24 menit (rata-rata 17 menit).

Dan staf support mereka sepertinya tidak diberikan akses untuk masuk ke cPanel pelanggan. Jadi sama seperti WarnaHost, mereka juga sangat menjaga privasi dari pelanggan, tapi dengan level yang lebih tinggi lagi dari apa yang dilakukan WarnaHost.

Kemudian, sama seperti kebanyakan provider web hosting lainnya, mereka juga menawarkan garansi 30 hari, in case Anda kecewa dengan layanan mereka dalam 30 hari pertama, Anda bisa mengklaim garansi dan uang Anda akan kembali.

Kelebihan

Web hosting dengan performa yang cepat dan diatas rata-rata (TTFB 250ms)

Layanan support yang cukup baik (rating: 3,5/5)

Gratis migrasi hosting

Garansi hosting 30 hari tanpa syarat

Harga renewal nya flat mengikuti siklus pembayaran.

Kekurangan

Rata-rata uptime nya buruk (99,63%)

Paket ‘A’ memiliki sumber daya yang terbatas, seperti jumlah storage hanya 300MB

Bandwidth pada semua paket web hosting murah masih dibatasi (tidak ‘unlimited’)

Siklus pembayaran hosting minimal per 1 tahun. Tidak ada opsi secara bulanan.

Sistem backup nya masih tradisional dimana klien perlu men-download dan me-restore backup secara manual (belum menggunakan JetBackup)

Dikenakan biaya Rp 50.000 untuk downgrade paket hosting

Rating Kami

2,9/5

★★★

Host dengan Dapur Hosting

… atau baca review detail Dapur Hosting

Terbaik Dalam Kecepatan: Dewabiz (www.Dewabiz.com)

Jika Anda mencari shared hosting dengan speed tertinggi, maka Dewabiz lah jawabannya.


Dewabiz memiliki kecepatan server yang mengesankan.

Rata-rata TTFB nya adalah 178 ms dan merupakan penyedia layanan hosting terbaik dalam hal kecepatan server.

Apa kekurangan terbesar mereka sehingga tidak berada di bagian atas dari rekomendasi kami? Rata-rata uptime mereka sangat buruk.

Review Dewabiz

Uptime

99,47%

Speed

178 ms

Support

2,5/5

Harga

Mulai Rp20.833/bln

Review

Dewabiz adalah salah satu wajah baru dalam industri web hosting di Indonesia. Ikut meramaikan pasar pada tahun 2016 dan mengklaim telah memiliki lebih dari 10.000 pelanggan aktif.

Sebuah pencapaian yang cukup bagus, bukan? Apa kelebihan mereka? Dalam penelusuran kami, tidak ada yang unik. Fitur-fiturnya juga mirip standar industri, seperti:

LiteSpeed Enterprise

Control panel cPanel

Malware protection by Imunify360

JetBackup

Free SSL

Anti DDOS

Hanya saja, kami menemukan bahwa mereka menggunakan spesifikasi hardware yang lumayan bagus ketika kami bandingkan dengan semua provider yang kami review, yaitu mereka menggunakan model CPU Intel Xeon E5-2630v3 dengan clock speed 2.4Ghz-3.2Ghz dan RAM DDR4 2400Mhz ECC.

Hasilnya? Kecepatan server hosting mereka menjadi sangat cepat, bahkan yang tercepat ke #1 dari 22 provider kami review.

Sayangnya, rata-rata speed yang mengesankan tersebut tidak dibarengi dengan rata-rata uptime yang bagus pula. Kenyataannya, dalam monitoring kami selama 6 bulan terakhir, rata-rata uptime mereka sangat buruk, yaitu 99,47%.

Bagaimana dengan layanan supportnya? Dalam pengujian kami, supportnya lambat. Mereka memang berhasil memperbaiki error yang sengaja kami buat, tetapi durasi perbaikannya lama, yaitu 30 menit, dimana rata-rata dari semua provider adalah 17 menit.

Kelebihan

Shared hosting tercepat di Indonesia berdasarkan penelitian kami (dengan TTFB 190 ms)

Rata-rata waktu response nya juga rendah (167 ms) pada pengujian load impact

Gratis migrasi hosting

Terdapat 4 lokasi server yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan (Jakarta, Singapore, Unite States dan United Kingdom)

Sudah menggunakan JetBackup sehingga memudahkan kegiatan backup dan restore

Kekurangan

Rata-rata uptime yang sangat buruk (99,47%)

Harus berlangganan 3 tahun untuk mendapatkan harga termurahya (Rp 9.900)

Fitur backup memiliki keterbatasan dimana website hanya di backup 1x dalam seminggu

Layanan supportnya baik, tapi waktu response nya lebih lama dari rata-rata 20 provider lainnya (30 menit)

Garansinya memang 30 hari, tapi memiliki syarat dan ketentuan tertentu.

Rating Kami

2,7/5

★★★

Host dengan Dewabiz

… atau baca review detail Dewabiz

IDCloudHost (www.IDCloudHost.com)

Dalam 6 bulan terakhir, kami melihat bahwa uptime server mereka benar-benar stabil.


Kami tidak pernah mengatakan bahwa IDCloudHost memiiliki uptime yang stabil sebelumnya. 

Seingat kami tidak pernah. Sejak tahun 2017 atau 2018.

Tapi, kami sekarang berani mengatakan bahwa uptime mereka stabil berdasarkan data monitoring selama 6 bulan terakhir.

review idcloudhost

Masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING untuk mendapatkan diskon 40% (Paket cloud hosting dengan durasi billing berapapun).

Uptime

99,95%

Speed

598 ms

Support

1/5

Harga

Mulai Rp14.167/bln

Review

IDCloudHost berdiri pada April 2015 dan telah memiliki tiga kantor yang tersebar di Pekanbaru, Jakarta dan Sukabumi. Mereka bahkan mengklaim telah memiliki lebih dari 100.000 pelanggan yang tersebar dari seluruh Indonesia dan mancanegara (sebuah pencapaian yang luar biasa, bukan?).

Mereka adalah provider web hosting dengan perkembangan yang bagus dan cepat. Mereka banyak meluncurkan produk-produk baru sehingga membuatnya menjadi salah satu provider dengan produk terlengkap.

Apa saja yang Anda butuhkan; mulai dari shared hosting, VPS, Dedicated Hosting, hingga hosting khusus WordPress bahkan produk object storage yang kompatibel dengan protokol S3 mereka juga sediakan. Tidak mengherankan apalagi setelah mendengar mereka mendapatkan pendanaan sekitar $US5 Juta dari Init 6.

Pertanyaannya, bagaimana kualitas IDCloudHost?

Sebelum September 2021, kami selalu mengatakan bahwa IDCloudHost adalah salah satu provider hosting dengan uptime terburuk.

Tetapi, kami senang menemukan fakta bahwa rata-rata uptime mereka stabil selama 6 bulan terakhir (data bulan Oktober 2021 hingga Maret 2022). Kami pikir kami harus menanyakan langsung tentang apa yang mereka lakukan untuk membuat uptime server mereka menjadi stabil.

Lalu, bagaimana dengan kecepatan server hosting nya? Sayangnya, tidak sebagus rata-rata uptimenya. Dalam pengujian TTFB yang kami lakukan, nilai mereka hanya 598 ms dan terbilang lambat atau hanya tercepat ke #19 dari 22 provider.

Adapun layanan support nya juga terbilang lambat. Dari pengujian yang kami lakukan per September 2021 lalu, mereka membutuhkan waktu 48 menit untuk memperbaiki error yang sengaja kami buat. Sementara rata-rata dari 22 provider adalah 17 menit.

Kelebihan

Rata-rata uptime yang stabil (99,95%)

Rata-rata waktu response servernya lebih cepat dari rata-rata semua provider pada pengujian load impact

Harga hosting yang terbilang murah dan ada pilihan untuk berlangganan secara bulanan

Sudah menggunakan fitur JetBackup untuk backupnya dan memiliki akses file backup hingga 10 file

Gratis migrasi hosting 

Memiliki halaman panduan yang bermanfaat untuk pengguna pemula

Kekurangan

Kecepatan server hosting atau TTFB nya hanya 598 ms (terhitung lambat)

Layanan support nya lambat atau bahkan lebih lambat dari rata-rata 22 provider

Durasi garansinya hanya 10 hari saja

Rating Kami

2,6/5

★★★

Host dengan IdCloudHost

… atau baca review detail IdCloudHost

Niagahoster (www.Niagahoster.co.id)

Speed nya cukup cepat, fitur-fitur hostingnya cukup banyak, hanya saja hasil monitoring kami menunjukan bahwa server mereka tidak stabil sejak akhir tahun 2021 lalu hingga Maret 2022 (6 bulan terakhir).


Niagahoster punya kecepatan server hosting yang cukup tinggi dengan TTFB 308 ms atau terbaik ke #6 dari 22 provider.

Dan sebenarnya uptime server mereka cukup stabil (sebelum September 2021).

Namun, sejak 6 bulan lalu (Oktober 2021 hingga Maret 2022) kami melihat ada penurunan yang jelas terlihat.

Review Niagahoster

Masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING untuk mendapatkan diskon 15%(berlaku untuk paket Personal dan Bisnis dengan durasi sewa minimal 12 bulan). Note: Diskon nya tidak berlaku pada saat perpanjangan.

Uptime

99,80%

Speed

364 ms

Support

2/5

Harga

Mulai Rp21.868/bln

Review

Provider yang merupakan bagian dari Hostinger ini (berdiri tahun 2014 dan telah melayani lebih dari 50.000+ klien) adalah provider web hosting Indonesia yang mungkin sedang naik daun dalam beberapa tahun kebelakang.

Kami yakin sebagian besar dari Anda  sudah mengenal Niagahoster (karena mereka jago dalam hal marketing!). Mereka ada (mungkin) di semua website review hosting dan menjadi salah satu provider hosting terbaik yang selalu direkomendasikan.

Akan tetapi, hasil penelitian kami terutama dalam data 6 bulan terakhir terhadap Niagahoster menunjukan hasil yang berbeda dengan semua website review hosting lainnya.

Selama 25 bulan kebelakang, rata-rata uptime mereka cukup stabil dengan score 99.92%. Namun, kami melihat ada penurunan dalam 6 bulan kebelakang (Oktober 2021 – Maret 2022) dimana hasil monitoring uptime kami menunjukan bahwa rata-rata uptimenya hanya 99,80%.

Sebagai informasi, Niagahoster juga merupakan salah satu provider yang ikut kena dampak dari kebakaran gedung Cyber bulan Desember 2021 lalu sehingga menyebabkan uptime score nya menjadi jatuh.

Jika uptime mereka buruk di bulan Desember 2021 lalu, maka bisa dimaklumi. Tetapi, masalahnya adalah sampai bulan Maret 2022 lalu juga masih buruk.

Bagaimana dengan kecepatan server hosting nya? Terhitung cukup cepat dengan TTFB 308 ms atau tertinggi ke #6 dari 22 provider.

Dan apakah layanan support nya ada perbaikan? Kami mendengar bahwa mereka telah melakukan beberapa perbaikan namun kami belum sempat melakukan pengujian ulang sehingga belum bisa mengkonfirmasi semua perbaikan yang dilakukan.

Sebagai informasi, kami di Penasihat Hosting hanya melakukan 1x pengujian ulang untuk layanan support, yaitu pada update bulan September setiap tahunnya.

Kelebihan dari sisi supportnya yang tidak dipunyai oleh satu provider pun selain Niagahoster adalah mereka membangun channel edukasi, seperti Youtube Chanel, Niagahoster ForumNiagahoster Course, dan menambah channel support CS, seperti WhatsApp, Telegram, Email, dan Telephone.

Hal baik yang perlu Anda perhatikan dari Niagahoster adalah mereka juga menawarkan garansi 30 hari tanpa syarat, jadi aman bagi Anda untuk mencoba layanan hosting nya terlebih dahulu tanpa takut uang Anda tidak akan kembali.

Kelebihan

Speed hosting server nya diatas rata-rata (ranked #6 dari 22 provider)

Garansi 30 hari tanpa syarat

Gratis migrasi hosting dan gratis domain jika memilih paket hosting tertentu

Memiliki panduan atau pengetahuan dasar yang lengkap + ratusan video tutorial + terdapat Niagahoster course

Adanya perbaikan-perbaikan dalam hal support, hanya saja perlu pengujian lebih lanjut (ulang) untuk memastikannya

Kekurangan

Rata-rata uptime yang buruk dalam 6 bulan terakhir (99,80%)

Supportnya memiliki keterbatasan

Adanya penurunan performa pada pengujian load impact dibandingkan pengujian sebelumnya satu tahun lalu

Harus berlangganan 3 tahun untuk mendapatkan harga hosting termurah (Rp 10.164/bulan)

Harga renewal mahal (Up to 4x lipat dari harga awal)

Siklus pembayaran minimal per 1 tahun. Tidak ada opsi secara bulanan.

Fitur backup memiliki keterbatasan dimana website hanya di backup 1x dalam seminggu

Tidak bisa downgrade hosting sama sekali

Tidak bisa memiih lokasi server pada saat melakukan pemesanan hosting. Server akan di acak (Jakarta atau Singapore). Note: hanya bisa 1x pindah server

Rating Kami

2,3/5

★★★

Host dengan Niagahoster

… atau baca review detail Niagahoster

TABEL PERBANDINGAN 22 PROVIDER WEB HOSTING TERBAIK INDONESIA 2022

PERUSAHAAN HOSTINGHARGA (PER 12 BULAN)RATA-RATA
UPTIME
RATA-RATA SPEED (TTFB)AVG. SPEED
(LOADIMPACT)
RATING SUPPORTGARANSI
(REFUND)
RATING KESELURUHANPENAWARAN MENARIK
DomaiNesiaRp14.000/bln99.97%3111925520 hari tanpa syarat★★★★35% OFF
DracoolaRp16.667/bln99.82%2172074.514 hari dengan syarat
★★★★VISIT SITE
JetorbitRp15.750/bln99.94%44333344.530 hari dg
syarat yg ketat
★★★20% OFF
WarnaHost (cPanel)Rp10.417/bln99.79%408130430 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
Dapur HostingRp16.667/bln99.63%2506653.530 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
DewabizRp20.833/bln99.47%1781682.530 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
HostingerRp22.990/bln99.89%4131355130 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
CloudKilatRp18.333/bln99.92%5458471Tidak ada garansi★★★VISIT SITE
IdCloudHostRp14.167/bln99.95%5981527110 hari dengan syarat★★★40% OFF
WarnaHost (DirectAdmin)Rp8.333/bln99.84%7301523430 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
NiagahosterRp21.225/bln99.50%3081528130 hari tanpa syarat★★15% OFF
JogjaHostRp16.500/bln99.80%34910993.530 hari tanpa syarat★★VISIT SITE
Rumah HostingRp35.000/bln99.76%31917292.530 hari dengan syarat★★VISIT SITE
Jagoan HostingRp12.000/bln99.89%47236081.530 hari dengan syarat★★10% OFF
RumahwebRp17.900/bln95.86%2848233Tidak ada★★VISIT SITE
ArdHostingRp21.667/bln96.79%20453517 hari dengan syarat★★VISIT SITE
Qwords (cPanel)Rp34.500/bln99.67%6486529530 hari dg syarat yg ketat★★VISIT SITE
IDwebhostRp28.900/bln99.86%595154882.530 hari dengan syarat
★★VISIT SITE
Kenceng SolusindoRp10.417/bln99.65%7402805430 hari tanpa syarat★★VISIT SITE
HosterRp16.583/bln97.97%3782991430 hari tanpa syarat★★VISIT SITE
IndowebsiteRp50.000/bln98.60%5073905530 hari dengan syarat★★VISIT SITE
ArdetaMediaRp10.000/bln99.47%4692871130 hari tanpa syaratVISIT SITE

Pertanyaan-pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu shared hosting?

Sesuai dengan namanya, shared hosting adalah sebuah layanan hosting dimana account hosting Anda akan ditempatkan dalam satu server yang sama bersama-sama dengan account hosting lainnya.

Shared hosting adalah tipe hosting yang paling populer, karena selain merupakan pilihan yang tepat buat pemula, juga menawarkan harga hosting yang murah.

Kelebihan lainnya adalah Anda tidak perlu repot-repot melakukan perawatan teknis pada server, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab si penyedia hosting yang bersangkutan. Itu artinya Anda bisa fokus mengurus website Anda saja.

Yang perlu diketahui adalah shared hosting memiliki sumber daya yang terbatas, karena seperti yang kami jelaskan diawal, di shared hosting Anda berbagi dalam satu server yang sama.

Itu artinya, jika ada salah satu dari pengguna server menggunakan terlalu banyak sumber daya, seperti menerima traffic yang tinggi atau ada yang melakukan spamming email maka akan berpengaruh ke website Anda. Akibat nya adalah website Anda bisa ikutan berkurang performa nya atau bahkan mengalami down.

Apa Perbedaan Antara Web Hosting dan Domain?

Sederhananya, web hosting adalah rumah bagi website, sedangkan domain adalah alamatnya.

Untuk membuat website, Anda membutuhkan keduanya. Untuk membuat pengunjung bisa berkunjung ke rumah (website) Anda, Anda membutuhkan alamat (domain).

Penjelasan lengkapnya, Anda bisa membaca panduan hosting yang telah kami tulis secara komprehensif ini.

Apa perbedaan shared hosting dengan virtual private server (VPS)?

VPS masih mirip dengan shared hosting, Anda masih berbagi dalam satu server yang sama.

Hanya saja Anda mendapatkan sumber daya yang lebih besar dan pasti ukurannya, baik CPU, RAM, disk space maupun bandwidthnya, tanpa di bagi-bagi dengan pengguna lain nya. Ibarat nya Anda sedang menyewa sebuah kamar khusus/private room dari sebuah ruangan yang luas (ruangan diartikan sebagai server).

VPS terbagi menjadi dua, ada yang unmanaged VPS dan ada yang managed VPS.

UnManaged VPS berarti VPS yang Anda sewa, Anda sendiri yang mengurus nya. Pihak hosting tidak berkewajiban memberikan support kepada Anda. Sedangkan managed VPS berarti VPS yang Anda sewa, pihak hosting lah yang mengelola nya, sama seperti pada shared hosting.

Apa itu cloud hosting?

Cloud hosting adalah salah satu kemajuan terbaru di bidang teknologi web hosting. Dengan cloud hosting, memungkinkan beberapa server virtual di tempatkan di atas (‘awan’) beberapa tumpukan server fisik.

Itu artinya, beberapa tumpukan server fisik tersebut terkumpul secara terpusat mirip seperti pada konsep cluster. Bahkan mereka akan bekerja bersama-sama dalam menjalankan tugas. Misalnya, jika salah satu server mati, maka akan di gantikan dengan server lainnya yang masih aktif. Ini membuat sistem bisa terus berjalan dan downtime tidak terjadi.

Kosep nya sangat berbeda dengan teknolgi tradisional yang masih menggunakan satu server fisik saja dimana jika server mati maka matilah sistem.

Tujuan nya memang untuk meningkatkan performa server secara keseluruhan. Uptime meningkat, dan load time pun menjadi lebih cepat.

Apa perbedaan shared hosting dengan cloud hosting?

Cloud hosting bukanlah sebuah tipe produk, melainkan sebuah teknologi atau biasa juga disebut juga sebuah lingkungan. Sementara shared hosting, VPS dan dedicated hosting, maka itulah yang dinamakan tipe produk atau tipe web hosting.

Beberapa provider lokal banyak yang sudah menggunakan teknologi cloud hosting, sebut saja IDCloudHost, Indowebsite, dan DomaiNesia. Tapi yang perlu Anda perhatikan adalah tipe web hosting nya, apakah itu shared, VPS atau dedicated.

Biasanya provider hosting hanya menyebutnya sebagai cloud hosting saja. Jika tidak disebutkan, maka kemungkinan besar tipe hosting nya adalah shared.

Jadi, menurut kami lebih tepat nya dinamakan sebagai Shared Hosting on The Cloud. Kalau sudah menggunakan SSD, maka namanya menjadi SSD Shared Hosting on The Cloud.

Apakah storage dan bandwidth unlimited benar-benar unlimited?

Secara teknis mustahil untuk mendapatkan bandwidth yang unlimited, karena dalam prakteknya bandwidth yang unlimited pasti memiliki ketentuan-ketentuan.

Anda bisa mendapatkan peringatan dari provider hosting Anda ketika menggunakan terlalu banyak sumber daya.

Dari sekian banyak ketentuan yang kami perhatikan ada istilah yang namanya more bandwidth than you’ll ever use. Maksudnya adalah bandwidthnya pasti ada batasan nya.

Namun jika Anda sedang membangun website baru atau website Anda belum menerima banyak pengunjung, persoalan bandwidth ini tidak akan membuat Anda pusing, karena belum membutuhkan resource yang banyak.

Tetapi, jika Anda berencana untuk menyimpan data yang banyak, katakanlah 100GB, 200GB, maka kami pikir ini tidak bisa di lakukan di lingkungan shared hosting. Anda memerlukan hosting dengan sumber daya yang pasti, seperti pada VPS.

Berapa traffic yang direkomendasikan di shared hosting?

Tergantung dari spesifikasi atau paket yang Anda pilih, tapi menurut kami, shared hosting hanya akan stabil performa nya untuk blog atau website dengan traffic low to medium (biasanya yang kurang dari 25.000/bulan nya).

Angka 25.000 bukanlah sebuah tolak ukur, pastikan Anda selalu memeriksa penggunaan resources (CPU, RAM, I/O, dll) pada cPanel hosting Anda.

Kami tidak mengatakan bahwa shared hosting tidak mampu menampung tingkat kunjungan di atas itu, tapi performa nya tentu saja akan berbeda.

Kalau Anda benar-benar serius di bisnis online Anda dan menginginkan web hosting terbaik untuk menunjang bisnis Anda, maka Anda perlu upgrade ke VPS. Bahkan juga tidak ada salah nya jika Anda memutuskan untuk langsung memilih VPS sedari awal memulai.

Apakah website e-larning bisa berjalan baik di lingkungan shared hosting?

Tidak.

Anda membutuhkan VPS dengan spesifikasi tertentu sesuai kebutuhan Anda. Kami menyarankan Anda untuk mengkonsultasikan nya kepada developer Anda.

Tinggalkan Komentar

376 Komentar

  1. Halo Bung Willya Randika,

    Sebelumnya terima kasih ya penelitiannya yang sangat bagus dan pastinya berguna ini.

    Mau tanya Bung Willya, apakah website Harunstudio.com (sebelumnya penasehathosting.com) ini menggunakan google cloud platform (GCP) ya?

    Dan apakah benar menggunakan Closte?

    Kalau iya. Boleh tahu kah biaya per bulannya berapa?

    Karena agak cukup komplek ya cara perhitungan mereka. 🙂

    Untuk website harunstudio.com saja ya dan pastinya dengan visitor dari Indonesia atau masuk ke Asia Pacific kali ya?

    Terima kasih ya Bung Willya.

    Reply
    • Halo Bung Benedictus,

      Semua betul. Nah, untuk biaya ini agak kompleks. Semua tergantung seberapa banyak kita menggunakan resources hosting, mulai dari disk, CPU, memory, bandwidth, CDN, dan lain-lain.
      Saran saya coba saja dulu 1 bulan dan lihat berapa banyak biaya yang dibutuhkan. Kalau kasus saya, dibandingkan sebelumnya menggunakan Kinsta (hemat 70%) dan RunCloud + Vultr HF (hemat 30%).

      Reply
      • Wah terima kasih Bung Willya Randika atas responnya.

        Saya mau kutip jawaban kamu yang ini, “Kalau kasus saya, dibandingkan sebelumnya menggunakan Kinsta (hemat 70%) dan RunCloud + Vultr HF (hemat 30%).”

        Dan adalah pertanyaan lanjutan. 😀

        Kalau dengan kondisi seperti yang saya miliki, seperti:
        – Saya menggunakan Vultr yang $12/mo dan non panel (custom NGINX)
        – Kapasitas 1 websitenya 1.2 GB (WP)
        – Untuk plugin hampir sama dengan website HarunStudio.com ini. GP Premium, GB Pro, NovaShare, The SEO Framework, FluentForm, etc.

        Apakah ada ada penghematan kah Bung Willya?

        Lalu untuk CDN menggunakan Google kan harganya lumayan kan ya, nah di HarunStudio.com (sebelumnya PenasehatHosting.com) ini tetap menggunakan CDN Google yang sudah di sediakan Closte atau pakai dari luar ya?

        Karena saya takjub banget melihat TTBF website HarunStudio.com ini… #GOKIL

        Terima kasih. #AngkatTopi

      • Jawaban saya ini hanya prediksi saja, karena sebenarnya ada beberapa faktor lain yang perlu di perhatikan. Itu sebabnya, saya menyarankan untuk mencoba 1 bulan dulu untuk melihat berapa biaya yang dibutuhkan untuk website nya Bung Benedictus.

        Kemungkinannya iya ada penghematan sekitar 20-40%, dengan catatan:
        1. Tidak menggunakan Google CDN nya.
        2. Tidak menggunakan Google DNS nya (opsinya bisa menggunakan CloudFlare DNS atau jika domainnya sudah di register di Google Domain, maka tidak perlu pindah DNS Zone ke Closte)
        3. Delete staging site ketika tidak digunakan (jika staging site tidak digunakan, tetap akan consume memory dan CPU, jadi pasti kena charge juga).

        Untuk selebihnya, bisa email saya saja di randi(at)harunstudio.com, karena pertanyaan ini OOT. Hehe..

        Ngomong2, HarunStudio.com, sebelumnya PenasihatHosting.com, tidak menggunakan Google CDN dari Closte lagi. Pertimbangannya adalah biaya yang tinggi jika di custom alamat sub domain CDN nya.

  2. Update terbarunya kira kira November tanggal berapa ya Mas ?

    soalnya mw perpanjang di hosting yg skrg, tapi pake harga normal nih hehe jadi ada rencana mw pindah hosting lagi, apa semua hosting begitu kah?

    saya baru nanya di 2 pelayanan hosting, dua duanya begitu, kalo pas beli pertama diskonnya gede, trus pas perpanjangan harganya normal, kalo mw pake harga diskon (harga baru) harus order ulang, dan migrasinya harus dilakukan sendiri, sedangkan saya awam wkwk gangerti kayak gitu

    Ohya btw, makasih ya mas atas review dan penjelasannya kebantu banget

    Reply
  3. Kalau ane sih.. pilih hosting yang bisa menjelaskan spesifikasi hostingnya seperti domainesia #bukannyabelaya minusnya spacenya limit gak suka bagian space disk nya domainesia nih ane haha, kebanyakan hosting suka main kucing2an dimana detail seperti INODES/VMEM/EP/IOPS/EP/NPROC -nya di abaikan gak di jelaskan di bagian paketnya, hosting luar aja suka ada detail trsbt, suka males ngontak ke bagian CS yang ada di halaman hosting suka lama di bales, yang ane pikirkan “mereka paasti tanya lagi ke bagian divisi lainnya” , kenapa spesifikasi hosting perlu di jelaskan setidaknya seperti INODES diakan itungnya persatu file di hosting, kalau INODES hostingnya full , space masih gede ribet juga tapi kebanyakan orang sih ngeblog beda fungsi hehe…., ada juga hosting ga support cloudflare kan lucu, mau hemat Bandwith + menambah pengaman web, malah gak support #jadicurhat, btw terima kasih mas @penasehathosting sudah meripiu, jadi mempermudah dalam memilah wekwekwek..

    btw minta di pantau donk ini hoster.co.id, pengen tau performanya

    terima kasih sekali lagi mas @penasehathosting….

    Reply
  4. menurut pandangan/pendapat mas willya sendiri dari 22 hosting yang pernah mas test, kira kira 3 hosting paling recommended apa ya selain domainesia. klu bisa dilihat dari speed juga

    Reply
  5. Saya mau bertanya mas, untuk provider hosting Hostingan.id, kira-kira bagus ngga ya mas ? soalnya saya lihat pilihan paketnya perbulannya cukup miring.

    Reply
    • Hostingan.id sudah masuk list provider yang jadi pertimbangan saya untuk di review kedepannya. Dan karena belum diteliti, saya belum bisa jawab bagus atau nggak.

      Reply
  6. Terimakasih atas review hostingnya Mas. Saya sering pantengin penasihathosting untuk referensi hosting. Saya mau bertanya apa rencana kedepan ada untuk review dewaweb Mas? sepertinya hosting yang cukup populer di Indonesia. Saya penasaran dengan performanya. Terima kasih

    Reply
    • Sudah ditanyakan berkali-kali tentang Dewaweb. Mudah2an ini yang terakhir.

      Mereka menarik diri dari review Penasihat Hosting tahun 2019 lalu.

      Reply
  7. mas mau tanya, kalo saya punya website target kunjungan lokal, mana lebih cepat.. pakai shared hosting lokal atau vps seperti do, vultr ?

    Reply
    • Sebaiknya bisa lebih spesifik dalam menanyakan ini, tapi kalau konteksnya hanya antara shared hosting lokal (dari 22 provider yang saya review) dan VPS seperti DO dan Vultr, jawabannya 100% pasti VPS.

      Reply
  8. mas saya pengikut review mas nya soal hosting.
    saya kepo bgt sama Jagoweb, soalnya lebih murah si daripada provider hosting lainya.

    bisa dipertimbangkan untuk di review, di waktu ke depannya ga mas? terimakasih sebelumnya

    Reply
    • Lebih murah belum tentu lebih bagus, bukan? 😛
      Saya akan pertimbangkan dahulu. Kalau banyak yang minta mungkin akan saya review kedepannya.

      Reply
  9. mas, izin bertanya, saya punya website di blogger dengan rincian
    -kalau dari statistik, kunjungan harian sekitar 400-600/hari
    -setiap postingan pasti berisi 2-3 gambar dan sekitar 1000-an kata
    -ada 205 postingan dan 96 halaman
    -target kunjungan orang luar negeri

    Kalau saya mau nyewa web hosting perlu paket yang kayak gimana ya? Kalau seandainya saya beli paket super domainesia apakah sudah cukup memadai?

    Reply
    • Kalau dari statistik dan total postingan, paket Super DomaiNesia harusnya sudah memadai. Tapi, saya tidak tahu plugin dan tema apa yang digunakan, karena semua itu bisa mempengaruhi. Saran saya pilih lokasi server di US karena target visitornya luar negeri.

      Reply
    • Betul, tapi ada beberapa perbedaan, termasuk:
      1. control panel yang digunakan: Hostinger menggunakan hPanel
      2. server yang tersedia: Niagahoster menyediakan server di Indonesia
      3. Harga dan spesifikasi hosting tentu saja

      Persamaan yang paling menonjol adalah mereka masih berbagi team support. Sama seperti ArdetaMedia dan JogjaHost.

      Reply
    • Saya engga tahu Jagoweb dan belum pernah coba juga. Kalau mas jadi coba layanan mereka, boleh balik lagi kesini untuk kasih tau saya tentang performa dan support nya 🙂

      Reply
  10. Mas, ada nggak penyedia hosting yang tidak bisa akses cPanel pelanggan? Dan jika ingin akses harus minta username dan password cPanel pelanggan dulu. Saya nemu di ulasan di web ini hanya Dapur Hosting. Apakah Domainesia juga seperti itu? Saya ingin sewa hosting yang menjaga privasi pelanggan.

    Reply
    • Saya mesti cek satu-satu ini.. sebaiknya mas saja deh ya yang cek satu-satu, hehehe… yang ada dibenak saya setelah baca pertanyaan mas ini adalah DomaiNesia.

      Reply
      • Sudah ada mas. Bisa di setting dari dashboard RunCloud untuk security nya. Tidak perlu instal plugin security apapun di WordPress.

      • Oke mas, berarti signup runcloud sama DO aja udah cukup ya, ngga perlu ini itu lagi. Mungkin tambah ssl sama email client aja ya, atau masih perlu cdn? Makasih buat pencerahan nya mas

      • Sudah cukup. Ngomong2, sekarang saya lebih merekomendasikan UpCloud dan Vultr dibanding DO karena speednya lebih bagus dari pengujian saya (kalau butuh kode referral untuk mendapatkan credit boleh email saya di randi@harunstudio.com).
        Kalau SSL bisa di handle dari RunCloud, adapun email client saya lebih merekomendasikan menggunakan provider seperti Google Workspace, Rackspace, Zoho dan Namecheap Private Mail.

  11. Kalau hanya sekedar aplikasi rapor sekolah bisa ga ya di shared hosting? soalnya aplikasi CBT dan Elearning tdk diijinkan. Apakah pengisian rapor mengganggu pengguna yang lain?Terima Kaish Mas Willya

    Reply
    • Penasihat Hosting 100% di support oleh pengunjung. Sebagai gantinya, kami tidak menampilkan iklan apapun, termasuk Adsense.

      Reply
  12. Mas ijin tanya, kalo mau bikin online course cocoknya pake hosting yang spek nya seperti apa yah? Barangkali ada rekomendasi

    Reply
    • Bikinnya pakai CMS apa? Misal WordPress, kemudian plugin apa saja yang dipakai? Berapa estimasi concurrent usernya? Dan budget nya berapa?

      Reply
  13. domainesia memang paling jos gandos cuman ya agak pelit soal kupon promonya tapi saya akui server dan software di hosting domainesia ini paling top banget dan pelayanannya mantab

    Reply
    • Mohon maaf update nya telat. Ada banyak perubahan dalam update kali ini. Saya harus melakukan review ulang (lagi) karena ada beberapa provider kami temukan terdapat indikasi kecurangan. Jadi, itu sebabnya update kali ini delay nya lebih panjang.

      Reply
  14. Nice inpoh dan sudah membuktikan sendiri layanan dari domainesia.selain kecepatan website nya cs nya juga ramah.yang mau saya tanyakan, bagaimana cara mendapatkan eliminator yang versi free Mas?.maklum masih belajar membuat website.Alhamdulillah setelah belajar dari penasihat hosting, saya memberanikan diri untuk membuka jasa pembuatan website.terima kasih buat berbagi ilmunya.salam sehat dan sukses buat Mas Willya Randika

    Reply
  15. Saya sudah penasaran membaca review provider lainnya yang saat ini sedang dalam proses (Kenceng Solusindo, Hoster, dan lain-lain).

    Mudah-mudahan kelak ada juga review provider web hosting lain yang sudah ada sejak lama tapi belum banyak reviewnya seperti 1stServer, Connectindo, dan lain-lain.

    Reply
  16. Review yang sangat bagus dan sangat bermanfaat.

    Tapi mas, contoh kita ngehost website kita di Vultr atau DO atau dimana saja yg punya reputasi kecepatan yang baik.

    Tapi kita menyimpan domain kita ditempat penyedia yg cukup jelek riwayat dalam hal kecepatan, jujur saja saya simpan di ******** (maaf admin sensor).

    Apakah ngaruh pada kecepatan mas kalau hosting kita ditempat bagus, tp domain kita ditempat yg jelek. ?

    Reply
    • Sejauh yang saya tahu tidak ada pengaruh nya, yang ngaruh adalah DNS nya.
      Sebaiknya gunakan DNS di provider yang cepat, seperti CloudFlare. Di Cloudflare bisa gunakan DNS nya saja tanpa CDN.

      Reply
    • Semua provider termasuk Niagahoster sedang dalam tahap updating review. Insya Allah di minggu ketiga atau paling lambat minggu keempat bulan September ini sudah naik update reviewnya. Updated: Update review delay sampai bulan Oktober 2021.

      Reply
  17. Hallo mas, saya mau tanya. Kalo provider yg pas untuk pemula yg bener² dari nol kira² apa ya ? Dan keperluannya bisa di bilang cukup serius karna untuk website bisnis (perusahaan)

    Reply
  18. Halo mas Will,
    Sebelumnya saya ingin berterima kasih atas ulasan atau konten yang sangat bermanfaat dari mas Will, terutama untuk saya sebagai seorang pemula yang baru mau akan membuat website pribadi. Menurut mas Will, apakah hosting provider Godaddy patut diperhitungkan untuk saya membuat domain dan hosting di Godaddy tersebut?

    Terima kasih dan salam sukses!

    Reply
    • Halo mas Bahri,
      Terakhir saya coba hosting di GoDaddy sekitar 5 tahun lalu. Pasti nya udah banyak perubahan sekarang, jadi saya gabisa menjawab pertanyaan ini 🙂

      Reply
  19. Mas willya, Tertarik melihat ulasan mas willya di warnahost sangat menjaga privasi kliennya, karena ini sangat penting.
    untuk warnahost yang cpanelnya apakah sudah mencobanya? saya mau coba yang cpanelnya tapi yang mas ulas disini yang directadminnya, untuk paket enterprise cloud nya juga lumayan menarik kalau saya bandingkan dengan provider lain terutama sudah menggunakan NVMe, saya baca ulasan dari mas levi fonte juga katanya lumayan bagus dan cepat yang enterprise cloud nya.
    Ditunggu sarannya mas, terima kasih.

    Reply
    • yang cPanel lagi in progress, kemungkinan bulan September akan dipublikasikan review nya. Sejauh ini sih uptime nya stabil, jauh lebih baik dibandingkan yang DirectAdmin. Nah, untuk paket Enterprise Cloud nya saya engga tahu. Ada rencana mau review beberapa provider di paket hosting level Enterprise juga di bulan September, tapi karena belum di uji, jadi saya belum bisa bilang apa-apa.

      Kalau boleh tahu kebutuhan nya seperti apa? Mungkin bisa dijelaskan lebih spesifik, mungkin saja saya bisa bantu carikan provider dan paket yang tepat.

      FYI buat semua: Yang lagi in progress dan kemungkinan akan naik review nya di bulan September nanti diantaranya: CloudKilat, Kenceng Solusindo, Dewabiz, Hoster, Rumahweb. Juga insya Allah akan ada review dari provider Cloud Management Panel, seperti RunCloud dan WordPress cloud hosting, seperti Closte.

      Reply
      • Terima kasih mas, Oh berati benar ya untuk cpanelnya lebih stabil ketimbang directadmin.
        untuk kebutuhan sih website portal berita, saat ini trafik kisaran 10ribu per hari, saya sudah pernah pakai semua provider yang mas cantumkan di atas termasuk cloud hosting NH yang sekarang saya pakai, untuk warnahost saya penasaran untuk mencobanya.
        Saya juga cari-cari informasi di grup fb dan temen2 untuk paket enterprise yang warnahost ini lebih stabil dan cepat dari NH kata teman saya yang pakai, tapi saya belum pasti karna hanya teman-teman yang sekarang masih pakai.

      • Saya belum bandingkan keduanya, tapi saya rasa mas bisa coba pindah dulu dg coba satu bulan di WarnaHost. Jika memang lebih cepat load time nya dan lebih stabil uptimenya, maka silahkan dilanjut, jika tidak, bisa kembali ke NH.

        Saran saya kalau sudah 10rb per hari sebaiknya pakai VPS yang sumber daya nya dedicated. Saya yakin misal provider VPS Digital Ocean yang CPU nya menggunakan Premium AMD dg NVMe SSD seharga $6 bisa lebih kenceng dari kedua pilihan diatas. Jika tidak bisa kelola servernya, bisa menggunakan sys admin atau menggunakan platform seperti CloudWays (mulai $12 untuk satu website) dan RunCloud (mulai $14 untuk satu website).

      • Sudah mas willya, saya tadi pesan paket enterprise cloudnya untuk 3 bulan dan sudah dibantu migrasi dari NH, dan salah satu web sudah berada di warnahost sekarang tapi mohon maaf saya lupa tidak menggunakan link afiliasi Penasihathosting karena tadi langsung order saya, dan untuk supportnya warnahost benar mantap, respon tiket sangat cepat sekali.
        Untuk masalah performace agak lebih sedikit unggul dari NH, mungkin karena menggunakan NVMe ya kalau menurut saya, dan resource juga tidak sering merah di cpanel ketika mendapatkan user online di atas 100 secara tiba-tiba.

        Dan kalau untuk saran menggunakan VPS saya rasa belum untuk saat ini, mungkin nanti setelah agak besar akan dipindahkan ke vps, karena saya kelola banyak klien portal berita daerah.

      • Tidak masalah.
        Semoga berjalan lancar di WarnaHost.
        Iya betul, support nya memang salah satu kelebihan utama mereka. Bahkan terkadang Kang Ivan (owner nya) langsung yang turun tangan ikut membantu klien.

      • Iya mas, tadi saya dibantu sama mas deden untuk migrasiannya. Kalau di warnahost experience nya bagus kedepannya nanti saya mau pesan lagi menggunakan link dari mas willya.

        Terima kasih banyak sebelumnya atas referensi-referensi yang diberikan, memang memilih provider hosting itu tidak bisa seperti memilih jajanan di warung hehehe…

      • Warnahost memang keren apalagi kantornya masih satu kota dengan saya hehehe…
        Saya sebelumnya pakai NH juga tapi sejak 2020 sudah pindah ke warnahost pakai cloudnya dan sudah pakai 4 paket, selain dekat kalau ada masalah, Kang Ivan juga orangnya friendly banget aslinya karena pernah meet di cafe disini.

  20. Mau tanya mas, misal kita ambil domain di penyedia jasa A, tapi hostingnya di penyedia jas B, apakah itu bagus mas? atau memang baiknya domain dan hosting ada di satu penyedia jasa?

    terimkasih sebelumnya mas. Artikelnya sangat bermanfaat. Keep Going!

    Reply
    • Bagus dari segi apa dulu?
      Menurut saya dua-dua nya tidak masalah kok.
      Tapi, kalau mas kelola banyak domain, demi kemudahan sebaiknya domain di satukan di satu tempat. Misal pengelolaan domain di provider A, sedangkan hosting di provider B, C atau yang lainnya.

      Reply
  21. Halo admin, bagaimana cara menggunakan kuponnya? saya sudah ke chart paket yg saya beli namun tidak ada info kolom mengenai kupon belanja hosting.

    Reply
  22. Saya selalu pantau web ini jika ada update terbaru,,smoga selalu konsisten update ya mas,,btw saya udh 2 tahunan pake idcloudhost di bawah reff nya mas,,????

    Reply
    • Yup, bulan May ini akan ada update, insya Allah di minggu ke tiga atau ke empat. Terima kasih support nya, mas!

      Gimana pengalaman nya dengan IdCloudHost? Sepertinya lancar-lancar saja ya karena sudah 2 tahunan.

      Reply
      • Alhamdulillah tidak ada kendala yg berarti mas,,paling uptime aja yg naik turun dkit,,overall cukup nyaman disana,,pengen jajal webhosting yg lain sih,,tp blm dapat project ????

  23. Beberapa website saya saya menggunakan niagahoster yang paket unlimited (1 account, banyak website). So far saya cukup happy meskipun kadang resource-nya limited dan down. Tapi ini jarang sekali.

    Ada 2 website ecommerce saya yang di kinsta. Di Kinsta no problem hanya biaya yang tinggi saja. Nah, 2 website ecommerce ini, saya rencana mau gabungkan.
    Saya lagi berpikir mau hemat uang tiap bulan.
    1. Apakah lebih baik cloud hosting niagahoster sudah cukup OK? Saya lagi pikir untuk upgrade yang unlimited hosting ke cloud hosting berharap bisa menampung semua web dalam 1 atap.
    2. Atau cloudways patut dicoba?

    Terima Kasih

    Reply
  24. kalau untuk Hoster.co.id masalah load time dan up time nya itu gimana ya? soalnya diliat dari paket paket nya sih lumayan dan rencana untuk Toko Online juga, ada pengalaman?

    Reply
    • Hoster masuk provider yang akan saya review di awal 2021. Kemungkinan review nya akan di publikasikan di bulan Mei 2021.

      Reply
  25. Wah menarik bgt mas pembahasannya. Sayang saya baru aja perpanjang hosting

    Tpi gimana kalau kita gunakan paket2 yg tidak standar?

    Karna saya gunakan salah satu hosting d atas yg penilaian gsk terlalu bagus. Saya menggunakan yg paket nya hampir 2jt setahun

    Tulisannya sih 3 core cpu 4 ram

    Sempat mau pindah ke cloudways digital ocean yg $10.

    Nah disitu klo gak salah tulisannya 1core cpu

    Klo secara kualitas bagusan mana tuh mas. Ada pengalaman gak?

    Reply
  26. Mantap! Sebagai pegiat website, review ini bermanfaat sekali. Terus terang saya kdang cari hosting utk klien asal saja, yg penting supportnya bagus, jarang down (kecepatan gak masalah) dan tergantung budget dari klien… 😀

    Reply
  27. Terimakasih banyak reviewnya, penjelasan yang sangat lengkap, tentang kekurangan dan kelebihan hosting, sangat membantu saya yang sedang mencari hosting terbaik. Pasti ketika sudah memilih saya akan pakai kode referalnya… Sekali terimakasih.

    Reply
  28. malam, boleh saya meminta nasihat untuk hosting diluar yang sudah direview. Saya ingin bertanya mengenai dobelhost.com, at least apakah benar-benar legit atau bagaimana, tidak sampai pada performa. Rencananya akan saya terapkan untuk website saya. Terimakasih

    Reply
    • Mohon maaf mas Ivan, saya tidak berani memberikan saran diluar provider hosting yang saya review. Bukan karena saya tidak tahu bagaimana performanya, tapi karena saya belum pernah coba beli jadi saya tidak tahu legit atau tidak. Jadi, paling aman bagi saya bilang tidak tahu.

      Reply
  29. Terima kasih atas informasinya, sangat membantu. Mohon izin saran hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan saya dengan harga yang pantas (harga dan kualitas seimbang demi menunjang kebutuhan saya), saya memerlukan hosting hanya untuk keperluan praktikum perkuliahan e-learning. Rata-rata teman seangkatan saya menggunakan dewa web akan tetapi saya terlambat sudah keburu ditarik duluan review penasihat hosting terhadap dewa web hehehe. Sehingga sangat diharapkan bantuannya, karena sekedar keperluan perkuliahan maunya sih yang paling murah tapi tetap menunjang dan stabil, tapi kalau lebih mahal nggak masalah yang penting harganya pantas sesuai kualitas yang dibutuhkan :D.

    Setelah membaca review penasihat hosting (yang lebih advance dari pengetahuan saya, sehingga hanya bisa memahami seadanya) dan membandingkan harga, saya mempertimbangkan domainesia, jetorbit, dan dewa web (tidak ada review dari penasihat hosting tapi teman dan kakak tingkat menggunakan dewa web).

    Terima kasih atas semua bantuannya

    Reply
    • Saya lebih merekomendasikan DomaiNesia.
      Adapun Dewaweb, saya tidak tahu bagaimana performa nya karena sudah tidak masuk daftar review Penasihat Hosting sejak tahun lalu.

      Reply
  30. Terima kasih atas informasi, advise dan ilmu terkait lainnya (ini tentang hosting dan penyedianya kan ya ?, dan khususnya di Indonesia ya ?). Bagi ‘kulikers’ seperti saya yang awam, tentu ini menjadi kuliah singkat yang padat dan ‘nendang’ dalam memahami hosting dan penyedia layanannya. Semoga penasihathosting.com dapat melakukan uji secara periodik (semeteran/tahunan/dwitahunan/lainnya) dan tetap subjektif (atas hasil pengujiannya). Dan semoga penyedia hosting dapat menjadikan tools untuk tetap terus melakukan perbaikan dalam pemberian layanannya.

    Reply
  31. Terimakasih atas review terbarunya mas, sangat membantu sekali. Saya pengguna niaga dan jagoan.
    Saya ada pertanyaan terkait testing loadimpact yang mas Randy lakukan, apa versi PHP dan module PHP yang ditest sudah diset sama tiap provider?
    Karena menurut saya keduanya ngaruh, terutama module PHP opcache (ss: https://prnt.sc/v0v1i2 ).

    Berkat mas Randy juga, saya penasaran dan lakukan testing sendiri:
    – Niagahoster dengan php opcache disable, hasilnya bisa dibilang cukup berantakan, bukti: https://prnt.sc/v0v34e
    – Jagoanhosting dengan php opcache aktif, hasilnya jadi sangat bagus, bukti: https://prnt.sc/v0vcv9

    Dikedua hosting saya pakai PHP versi 7.4, dengan setting modul opcache, aktif atau disable.

    Kesimpulan saya, sepertinya hasil testing loadimpact perlu segera diupdate lagi dengan catatan versi PHP dan setting module tiap hosting perlu disamakan dulu sebelum diuji loadimpact, agar hasilnya lebih valid.

    Semangat ya mas! kalo butuh asisten buat tes loadimpact saya siap bantu, hehe

    Reply
    • Sama-sama. Terima kasih juga sudah share riset nya.

      Versi PHP nya sudah saya samakan ke versi 7.4 bagi provider yang sudah support 7.4, tapi bagi yang belum maka saya set ke versi yang paling tinggi.
      Dari pengujian saya, provider yang sudah menggunakan v7.4 tidak semua lebih baik dari yang masih 7.3 atau 7.2. Bahkan ada yang masih 7.2 tapi rata-rata waktu response nya rendah.

      Adapu OPCache, sebenarnya pengaruhnya tidak signifikan atau engga kerasa beda nya untuk website yang tidak punya banyak script PHP atau tidak banyak plugin yang terinstal (faktanya, semua website test tidak mengaktifkan plugin apapun termasuk plugin caching).

      Dari pengecekan saya, 14/18 opcache nya tidak aktif, 3/18 aktif secara default dan 1/18 tidak bisa cek. Setelah saya bandingkan, yang opcache nya aktif tidak pasti lebih baik dari yang tidak aktif.

      Tapi, saya mungkin akan coba bandingkan atau pastikan kembali pada update selanjut nya.

      Di edit pada 20 Oktober 2020.

      Reply
  32. Saya pengguna beberapa shared hosting diatas. Kalau boleh tahu, untuk alasan pemilihan provider hosting yg direview diatas itu suka-suka alias random aja atau ada alasan tertentu kah? Karena provider hosting lainnya masih banyak, dan ada beberapa diantaranya yg saat ini saya gunakan tetapi tidak ada dalam review diatas. Terima kasih.

    Reply
  33. Saya pengguna Domainesia, udah lumayan lamak juga mas. Saya menggunakan hetrixtools untuk pantau server. Memang Domainesia sering down. Tapi gak lama, hampir setiap hari blog saya down. Sekitar 1 – 2 menit. Jika saya lihat ulasan di atas, berarti masih ok ya mas? Dari pada yang lain. Mungkin gegara banyak client yang menggunakan Domainesia dan Niagahoster. Saya masih pegang keduanya. Tolong mas, minta masukannya!!

    Sekalian mau tanya mas, saya target 5000 visitor perhari untuk blog. Kira2 hosting dengan 2gb cukup gak ya.?

    Reply
    • Website mas down nya karena apa? Karena website dikatakan down bukan di sebabkan memang dari server nya yang down, tapi bisa juga karena sebab lainnya.

      Berdasarkan penelitian saya diatas, DomaiNesia dan Niagahoster uptime nya lebih bagus.

      Tentang pertanyaan kedua. Kalau storage ini tidak ada hubungan nya dengan jumlah traffic mas. Storage ini artinya besaran data yang dapat di simpan di account hosting. Saran saya kalau website nya nanti sudah lebih dari 1000/hari, upgrade hosting nya ke paket yang lebih tinggi atau paling aman pilih VPS.

      Reply
  34. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih banyak, gak ada review lain yang sedetail ini.

    Min mungkin ini egois, tolong min update hostingnya dong hehe :3 terutama Niagahoster sama Hostinger.

    Hosting sy yang sekarang, oktober 2020 mau habis, harus pindah. Soalnya downtime nya sering bgt. (idcloudhost).

    Sekali lagi terima kasih.

    Reply
    • Insya Allah di awa-awal October sudah saya update mas. Tp untuk review individual akan lebih lama, kemungkinan selesai semua di pertengahan Oktober.

      Reply
  35. Mas Willya kapan update review hosting lagi? Ini Sudah hampir oktober saya tunggu reviewnya mas. Mau beli hosting tapi Ada keterangan mau update September jadi ditunda dulu hehe. Semangat reviewnya mas

    Reply
    • Iya, masih dalam tahap updating nih mas. Lagi nunggu test technical support selesai. Target saya sih di minggu keempat September, tapi sepertinya tidak akan sampai karena banyak kesibukan lain nya juga. Jadi, kemungkinan di early October mudah2an selesai. Dan rencana mau tambah 4 atau 5 provider baru juga di tunda dulu, tapi insya Allah akan terlaksana dan di mulai monitoring nya di bulan Oktober atau November awal.

      Terima kasih mas 🙂

      Reply
    • Saya engga habis pikir kenapa yang seperti ini di permasalahkan. Apa manfaat nya?

      Saya hanya melakukan quick update dengan mengganti angka yang sebelumnya 8 menjadi 6 (salah pula, karena harus nya 5) dengan tidak merubah posisi nya ke bawah. Lagipula, semua rating tidak akurat, karena saya belum meng update nya dengan rating terbaru hasil pengetesan support yang terbaru.

      Seperti yang saya bilang: “Saya belum melakukan test ulang lagi terhadap semua support dari 19 provider hosting Indonesia yang saya review, jadi data yang dipublikasikan disini menjadi tidak akurat.”

      Reply
  36. Terima kasih mas Willya Randika untuk review yang saya sangat bagus ini.
    Saya baru di dunia website dan perhostingan nih, boleh tanya sedikit?
    Mas Willya untuk tes pagespeednya menggunakan apa ya? apa website yang dites kosongan?
    Sedikit cerita, Saya baru baru ini bikin website portal berita menggunakan dewaweb (cloudhosting) kemudian pindah ke NusantaraHost (shared hosting). Saya coba tes pagespeed melalui GTmetrix, pageloadnya sampai 3.3 detik dari server hongkong. apa karna servernya yang jauh jadi pageloadnya tinggi, atau memang server hostingannya yang kurang bagus? soalnya saya ngerasa loading ke wp-admin nya cukup lama, beda dengan frontpage websitenya yang kemungkinan karna saya cache ke cloudflare (?)
    Kalau untuk awal-awal website portal berita, kira-kira spesifikasi hosting yang diperlukan seperti apa ya mas? (cpu, besaran ram, dsb)
    alasan saya pindah hosting karna di hostingan sebelumnya, paket hostingan saya cuman memberikan RAM 500MB, dan sering banget mentok ketika mau posting artikel dan nambah gambar. tapi setelah pindah ke yang baru, RAM dan CPU ga pernah mentok, cuman tetap lambat. Seperti load ke servernya lambat, namun saat sudah connect baru cepat download data2nya.
    jadi saya bingung untuk memilih hostingan yang sesuai untuk website portal berita.

    Reply
    • Menggunakan Site24x7. ‘Kosongan’ si engga kok, ada artikel dengan 2 gambar.
      Well, sebenarnya di Dewaweb itu tipe hosting nya masih shared kok, karena masih berbagi resources dengan pengguna lainnya, begitupun cloud hosting di IDCloudHost, Indowebsite, dll kecuali mereka menyebutkan itu VPS. Jadi, menurut saya lebih tepatnya di bilang shared hosting on the cloud.

      Soal page speed website, mungkin panduan ini bisa membantu: https://harunstudio.com/mempercepat-loading-website/
      Dan saya engga tau gimana performance nya Nusantara Host karena belum saya review 🙂
      Denger-denger mereka masih satu group dengan Jogja Host dan ArdetaMedia, CMIIW.

      Reply
      • Oh jadi istilah yang tepat itu hosting on the cloud ya buat tipe kaya dewaweb gitu.
        Sepertinya betul satu group dengan Jogja host dan ArdetaMedia. Saya pernah baca review di website lain kalau tidak salah bilang begitu.
        Kalau untuk spesifikasi yang sesuai untuk wordpress portal berita gimana mas? apakah hostingan dengan RAM 1 atau 2 GB itu cukup? CPU yang direkomendasikan atau lain sebagainya mungkin?

      • Harus nya cukup dengan paket yang rendah sekalipun untuk website yang belum ada traffic nya. Tapi persoalan performance baik load time maupun uptime, bukankah itu yang saya bahas dalam artikel ini? 🙂 Hanya saja, saya tidak punya review tentang Nusantara Host ataupun Dewaweb.

      • Iya betul sih mas, untuk saat ini trafficnya pun masih puluhan saja.
        terima kasih atas masukannya mas willya.

  37. terimakasih mas willya
    saya mau bertanya

    kalau saya pindah server ke cloudways
    sementara cloudways tidak ada email service seperti yang ada di Cpanel..
    mereka pake third party

    apakah bisa email saya saya host di niagahoster misalkan??
    pake SMTP dan IMAP..

    Reply
    • Saran saya gunakan layanan third party nya Cloudways untuk kebutuhan email karena lebih bagus, Untuk transactional email bisa menggunakan Elastic, sedangkan mailbox menggunakan Rackspace. Harga nya juga lebih terjangkau, yaitu $1/account. Atau boleh juga menggunakan layanan lainnya, seperti G Suite, Zoho, Namecheap Private Mail, dll.

      Saya tidak bilang layanan hosting email dari Niagahoster jelek. Tapi, menurut saya provider hosting yang juga menyediakan layanan email hosting cenderung setengah hati di layanan email nya. Maksud nya, untuk urusan email hosting, serahkan saja ke provider yang memang ahli di bidang nya, seperti layanan yang saya sebutkan tadi.

      Dan kalau bisnis bapak tergantung pada email, jangan gunakan email gratisan dari cPanel. Kalau ada temen saya nanya, saya akan jawab: That’s just stupid!

      Reply
  38. hi, terima kasih artikelnya semoga bermanfaat. reviewnya bagus.
    saya punya hosting di beberapa provider. namun saya merasa ada yang point2 yang berlebihan pada salah satu provider. misalkan. cara mengukur speed website. saya lihat di pengukuran pingdom juga ada alat ukur speed test. kenapa tidak pakai pingdom? apa karena memang terlihat jelek di salah satu provider kalau pakai pingdom.
    kemudian di pengukuran uptime. disitu ada provider yang diberikan disclaimer ada maintenance sehingga uptime jelek. padahal saya kira di sebagian provider lain juga ada kegiatan maintenance. namun saya tidak menemukan disclaimer sama sekali pada pengukuran uptimenya.

    Reply
    • Yang saya butuhkan dalam penelitian ini bukan hanya sekedar alat untuk mengukur, tetapi alat yang bisa memonitoring load time dari hari ke hari, bulan ke bulan bahkan tahun ke tahun. Pingdom tidak punya itu, data retention mereka untuk monitoring load time terbatas hanya selama 7 hari saja, tapi mas bisa cek rata-rata response times masing-masing provider di halaman live statistics Pingdom yang sudah saya share. Misalnya untuk provider Dracoola: http://stats.pingdom.com/fvcwvtbg21vs/5359717/history Dan jika mas lebih percaya dengan data dari Pingdom, maka silahkan di bandingkan menggunakan rata-rata response times Pingdom.

      Saya juga kasih catatan untuk provider hosting yang melakukan maintenance, misalnya coba cek review IdCloudHost, WarnaHost dan hosting luar negeri seperti FastComet. Tapi, mengapa saya ‘garis bawahi’ di provider hosting yang mas maksud? Adalah karena berdasarkan data 10 bulan monitoring terakhir, mereka hanya 1x gagal pada bulan dimana mereka melakukan maintenance server.

      Penasihat Hosting independen, tidak berpihak kepada provider tertentu. Saya bahkan sudah pernah melakukan review ulang terhadap semua provider di pertengahan tahun 2019 lalu dan tidak merekomendasikan satu hosting pun ketika itu. Juga, di review update September 2019 hingga update Juni 2020 lalu, saya selalu kasih disclaimer bahwa tidak ada satupun provider hosting yang berhasil di semua faktor penilaian. Jadi, tidak ada yang benar-benar terbaik dalam hasil penelitian saya, tapi saya bisa kasih penjelasan mana yang lebih baik antara hosting yang satu dengan hosting yang lain nya.

      Reply
  39. Saya sepertinya sudah ada 3x baca postingan ini. Sungguh referensi yang bagus. Saat ini sekolah sedang mencari hosting MOODLE.. pak.. Bisakah bapak buatkan review untuk hosting MOODLE. Mudah2an ini juga bermanfaat buat yang lain. Terima kasih.

    Reply
    • Saran saya untuk hosting moodle adalah cloud hosting. Bpk bisa ambil yang managed cloud hosting kalau tidak punya team di sekolah yang bisa mengelola nya. Karena untuk moodle pasti membutuhkan resources yang cukup tinggi dan tidak akan berjalan lancar jika di berada di lingkungan shared hosting.

      Saran terbaik saya untuk managed cloud hosting adalah Cloudways: https://harunstudio.com/review-cloudways/

      Reply
  40. Mas.. Untuk portal berita enaknya pake apa ya mas? Terus platformnya enak mana .blogger atau wordpress? Terima kasih

    Reply
  41. baguss artikel review hosting terbaiknya
    1. mau tanya, sy punya akun di niagahoster tapi sudah lama gak aktif, rencana mau beli paket hosting dan domain lagi disana, apakah punya kode promo dan apa bisa bisa dipakai promonya?

    2. Lalu pertanyaan kedua paket apa buat permulaan yang cocok hanya untuk menulis ringan artikel review?

    terimakasih sebelumnya

    Reply
    • 1. Kalau sudah punya account kayaknya engga bisa pakai kode promo lagi mas. Tapi mungkin bisa dicoba kode promo ini: PENASIHATHOSTING
      2. Paket ‘Bayi’ cukup kok.

      Reply
  42. Terimakasih mas atas artikelnya. Sangat menambah pengetahuan saya tentang share hosting. Oh iya, kalo menurut mas share hosting buat WooCommerce yang di indonesia yang cepet pakai provider apa ya? Ada sarannya?

    Reply
  43. Terimakasih review hosting nya mas,
    Saya masih baru di dunia per hostingan, saya belum mengerti tentang uptime di penjelasan mas bagian berikut

    “Rata-rata uptime 99,00% menunjukan bahwa website Anda akan mengalami downtime selama 7 jam 18 menit dan 17,5 detik dalam 1 bulan.”

    Setiap 1 bulan website akan down selama 7 jam (pada uptime 99%) apa nanti ada pemberitahuan ke pelanggan jika server akan down? Atau saya salah mngartikannya?

    Reply
    • Betul, jika provider hosting uptime nya 99%, maka rata-rata tiap bulan website akan down sekitar 7 jam. Sayangnya, setiap ada down tidak akan diberitahu oleh provider hosting, kecuali jika ada maintenance pada server yang biasanya di infokan via email.

      Reply
  44. wah lengkap banget informasinya, tapi saya jadi kebingungan mau pilih yang mana???
    Untuk bisnis yang berisi company profile eye catching sebaiknya pilih web hosting yang mana ya mas?

    Reply
    • Sebaiknya pilih Niagahoster atau SiteGround jika bisa.
      Kalau mau security dan performance yang lebih baik, maka pilih Cloudways.

      Reply
      • Hmmm… setelah sy baca review anda yg terbaru, sy tertarik pakai cloudways, trus skrg mau tanya kalo sy build website dr wp, apakah sy bs dapatkan domain di cloudways jg? (sy blm pny domain yg berbayar).

      • Tidak bisa, domainnya harus beli terpisah mbak. Sebaiknya dibaca dulu review Cloudways nya, saya sudah tulis lengkap dan detail 🙂

  45. Nice artikel Mas Willya. Setelah membaca artikel ini saya memutuskan untuk berlangganan layanan Niagahoster. Tapi pertanyaannya nih:
    1. Saya sudah ada domain di Rumahweb dan ingin menggunakan domain yang sama untuk hosting di Niagahoster apakah bisa?
    2. Platform yang saya gunakan sebelumnya Blogger + domain dr rumahweb itu, kalau saya pindah ke wordpress + self hosting niagahoster paket pelajar apakah mencukupi? Isi web saya teori2 perkuliahan

    Reply
    • 1. Bisa kok, nanti tinggal di rubah nameserver nya saja
      2. Tergantung traffic blog mas. Menurut saya paket Pelajar hanya untuk website dengan traffic low to medium (atau kurang dari 25.000/bulan)

      Reply
  46. Kalau saya punya VPS di singapura, dan domain beli di indonesia, dan mayoritas pengunjung web dari indonesia, untuk mendapatkan kecepatan yang terbaik, apakah saya harus pakai NS dari penyedia domain atau pakai cloudflare. terima kasih

    Reply
    • Tergantung, mas nya sewa VPS di provider mana? Tapi, di banyak kasus menggunakan Cloudflare DNS bisa lebih cepat.
      Saya pernah menggunakan VPS di Digital Ocean + Cloudflare DNS untuk Penasihat Hosting sebelum pindah ke kinsta, tapi hanya gunakan DNS nya, tidak dengan CDN nya.

      Reply
  47. Permisi mas, terima kasih sebelumnya, nice article. Saya masih bingung dengan pemilihan paket hosting, ada yg shared hosting biasa, ada yg wordpress hosting. Rencana saya mau hosting website dari wordpress (udah ada template pribadi) hanya untuk kebutuhan portofolio dan tulisan ringan saja. Nah saya liat wordpress hosting itu lebih mahal ya, apakah website saya ini bisa pakai shared hosting biasa? Sarannya mas untuk budget under 300k kira2 apa ya?

    Reply
    • Kalau untuk kebutuhan portofolio dan tulisan ringan saja pakai shared hosting udah sangat cukup kok mas. Saran saya under 300K adalah Jetorbit.

      Reply
  48. Apakah ada rekomendasi VPS untuk dalam negeri maupun luar negeri (beserta tipe peketnya) yang bisa untuk host Moodle LMS, dimana sanggup handle 500 user online sekaligus. terima kasih

    Reply
    • Mohon maaf mas Aden, kalau reseller hosting saya belum tahu mana yang bagus. Yang saya share di Penasihat Hosting baru sebatas shared hosting dan managed VPS saja.

      Reply
  49. mas ingin bertanya nih .. kalo untuk website company profile itu bagus nya paket apa ? dan company profile itu termasuk web sekala kecil apa menengah ??

    terus saran penasihat hosting paket apa dan hosting apa yang bagus dan cocok untuk website company profile ?

    🙂

    Reply
  50. kalo menurut saya di bagian support dibagi menjadi dua bagian,ada yang sifatnya general , ada yang specific.
    pernah satu kasus,saya tanya pada salah satu webhosting , pertama yang melayani support saya adalah orang general,ketika pertanyaan sudah mengarah ke bagian specific,orang general ini mengalihkan chat ke bagian teknisi.
    jadi ada rating khusus buat support general dan support technical agar temen” disini bisa milih , hosting mana yang bisa melayani hal rinci seperti itu.

    Reply
    • Kebanyakan penyedia hosting memisahkan customer support yang sifatnya general dan yang technical. Anda bisa memilih technical dari awal.

      Reply
  51. Nice, dari review ini JetOrbit saya pakai, tapi timbul masalah baru, dimana mereka tidak ada FAKTUR PAJAK seperti pada niagahoster atau domainesia, jadi sepertinya JetOrbit cocoknya hanya untuk personal web.

    Reply
  52. Terima kasih, artikelnya sangat bermanfaat. Bagus untuk referensi saya yang masih ‘pemula’ dalam dunia hosting. website nya juga bagus desainnya.

    Reply
  53. Sayang banget Dewaweb dan DomoSquare menarik diri dari review Penasihat Hosting. padahal 2 provider hosting tsb 30 besar provider hosting terbesar di Indonesia.

    Boleh ditambahkan CloudKilat dalam monitoring, Mas? nampaknya CloudKilat juga banyak yang pakai dan banyak review positif ke mereka.

    Reply
  54. Dari beberapa hosting di atas, saya pernah pindah dari satu hosting ke hosting lainnya. Ternyata data-data yang disajikan semakin membuat saya yakin bahwa keputusan saya untuk pindah hosting memang tepat. Terimakasih mas Randi dan PenasihatHosting.

    Reply
  55. Saya semenjak pindah hosting banyak pososi keyword saya menurun secara drastis, sebelumnya saya menggunakan server US namun karena loading yang lambat membuat saya pindah ke SG, setelah pindah server website lebih kencang. Namun keyword yang pada nangkring pada turun, postingan terbaru saya butuh waktu yang lama untuk terindex. Apakah ini pengaruh server baru atau google update ya mas?
    soalnya saya pernah lihat di forum bahwa googlebot lebih memprioritaskan US based

    Reply
  56. Mas Randi, review individual sudah 3 bulan hasil monitoring ulang belum di update ya?
    update dong Mas, kita ingin tau hasil per bulannya masing-masing provider hosting.

    Oiya, Hostinger sudah ada server di Indonesia. siapa tau Mas Randi bisa request pindah ke server Indonesia untuk monitoring. lokasi servernya sama seperti Niagahoster sih. hehe..

    Reply
    • Belum nih mbak, tapi sudah ada beberapa yang saya update, seperti Jagoan Hosting, IdCloudHost.

      Bulan depan saya akan update lagi review individual nya. Sementara jika punya pertanyaan yang spesifik tentang provider tertentu, bisa langsung email saya saja ke randi(at)harunstudio.com.

      Hostinger sudah menyediakan server Indonesia? Saya belum tahu informasinya. Sebulan yang lalu saya tanya belum ada.

      Updated: Sudah saya tanyakan. Mereka menjawab saat ini belum menyediakan server di Indonesia.

      Reply
    • Meskipun website mereka sudah tersedia Bahasa Indonesia, tapi selama belum menyediakan metode pembayaran bank lokal atau yang umum digunakan masyarakat Indonesia, maka belum bisa saya masukkan dalam review ini.

      Reply
  57. Ini review karena request juga dari pihak hosting aja atau memang hasil murni riset dari anda?
    Seperti indowebsite yang dikatakan cepat alhasil gak sesuai kok, saya coba bbrp host web disana dan alhasil sangan tidak rekomended om.

    Reply
  58. halo mas, sebelumnya saya sangat berterima kasih sama mas yang udah mau ngebahas tentang hal ini. ngomong-ngomong saya juga berpikiran untuk membuat blog saya dalam bahasa inggris, saya udah baca-baca tentang perhostingan ini walaupun masih awam, saya menangkap kalau ingin memiliki blog yang berbahasa inggris harus menggunakan hosting dari luar negeri, tapi, untuk sekarang saya merasa itu belum perlu, maka dari sekarang yang ingin saya tanyakan adalah, menurut mas hosting+domain dari indonesia yang bagus buat blogger pemula dan bisa untuk menarik pengunjung dari luar negeri apa ya mas? atau minimal, yang bisa diakses oleh pengunjung dari luar negeri.

    mohon maaf atas keawaman saya, semoga masnya mau menjawab pertanyaan saya, sukses mas!

    Reply
    • Kalau target pengunjungnya internasional, saran saya sebaiknya pilih hosting dengan lokasi server di US.
      Beberapa hosting Indonesia ada jg yang menyediakan pilihan lokasi server US, mas bisa lihat satu per satu daftar diatas. Kebetulan yang saya review disini adalah hosting yang lokasi servernya di Indonesia.

      Reply
  59. Boleh ditambahkan test mengenai kemudahan dan transparansi proses pembayaran (termasuk invoice) dari setiap hosting?
    Ada rekomendasi kah?

    Reply
    • Rekomendasi apa nih mbak Retno? Sayangnya test seperti itu belum ada. Tapi saya sudah membahas tentang metode atau kemudahan pembayaran tiap-tiap hosting dalam review individual kok.

      Reply
  60. Hi, mas Willya, thanks sudah bikin website yg membantu saya mempertimbangkan memilih layanan hosting.
    Saya ada pertanyaan & saran.
    Pertanyaan saya, mas Willya sendiri untuk website penasihathosting ini pakai hosting apa dan kalo boleh tahu juga, paket apa.
    Sedangkan untuk saran mungkin bisa dipertimbangkan memasukkan ‘kejelasan harga’ sebagai item penilaian. Sejauh mana layanan hosting menampilkan harga yang jelas (mudah ditemukan/mudah dibaca) ketika ada perbedaan harga, misal harga pertama beli vs harga renewal atau harga 1 bulan vs harga jika beli sekaligus 3 tahun, semacam itu.

    Reply
    • Hi,
      Penasihat Hosting sudah pakai Cloud Hosting nih mas. Insha Allah saya akan rampungkan review Cloud Hosting di awal Desember 2019.
      Soal harga kontrak sewa udah saya buat perbandingannya dibagian ini.
      Dan untuk harga renewal sebenernya mau saya buat juga, tetapi karena kebanyakan perusahaan hosting suka merubah-rubah harga, jadi saya urungkan untuk membuatnya.

      Sebenernya juga gampang untuk mengetahui harga renewal, yaitu dengan meliha harga hosting tanpa diskon.

      Reply
  61. Apakah berbeda paket hosting berbeda pula kecepatan website nya? Misalnya di Niaga Hoster paket termurah dan yang termahal yang sama-sama masih Share hosting
    Terimakasih infonya

    Reply
    • Pertanyaan yang bagus.

      Iya berbeda karena paket yang lebih tinggi memiliki spec yang juga lebih tinggi, tetapi jika masih sama-sama shared hosting perbedannya tidak terlalu signifikan.
      Misalnya di Niagahoster, paket termahal atau paket Bisnis Niagahoster itu di desain untuk website dengan kebutuhan resources yang lebih tinggi. Saya kira mas nya perlu mempertimbangkan paket Bisnis jika website mas sudah mendapatkan traffic sekitar 20.000 – 25.000 per bulannya. Tapi, ini juga tidak bisa dijadikan tolak ukur, selalu periksa penggunaan resources (CPU, RAM, Bandwidth) pada cPanel terlebih dahulu.
      Jika Mas belum paham kebutuhan website mas, boleh mulai dari paket yang lebih rendah, nanti bisa di upgrade seiring berjalannya waktu.

      Mengapa saya bilang tidak terlalu signifikan?
      Ingat, di shared hosting website kita berbagi sumber daya dengan website lainnya dalam satu server yang sama. Perusahan hosting biasanya akan bekerja extra keras untuk menjaga agar beban server seimbang, sehingga semua website dalam shared hosting mendapatkan performance yang sama. Walapun dalam prakteknya ada banyak juga perusahaan hosting yang tanpa sepengatahuan konsumen memasukkan jumlah website melebihi kapasitas server yang seharusnya dan ini menyebabkan kecepatan di semua website dalam server tersebut menjadi lambat, juga bisa menyebabkan server lebih sering mengalami downtime.

      Itulah salah satu alasannya mengapa saya melakukan pengujian performance.

      Reply
  62. Ada yang unik untuk review Qwords. Ketika dilakukan pengecekan IP History melalui domain test http://penasihathosting-qw.com, dalam kurun waktu Januari sampai Oktober 2019 sudah ada pergantian IP sebanyak 4 kali.

    Dari ke-4 IP untuk domain tersebut masing-masing memiliki PTR Record yang berbeda pula. Indikasi awalnya adalah ada pergantian server untuk tempat di mana domain tersebut di-hosting-kan.

    Salah satu hal krusial yang sering terlewatkan dalam proses review adalah server. Hoster besar yang memiliki sumber daya yang juga besar tentu akan memiiiki banyak sekali server untuk satu lokasi. Setiap server ini memiliki dinamika dan “environment”-nya sendiri.

    Ada server yang dijejali dengan ratusan bahkan ribuan domain di dalamnya dengan konfigurasi minim tanpa container semacam CloudLinux atau LiteSpeed untuk mereduksi beban, hanya karena mengejar budget hosting. Sebaliknya ada juga server “sepi” yang hanya diisi beberapa domain dengan konfigurasi tinggi untuk mengejar performa. Di titik inilah, hoster sering “bermain” dengan menempatkan web pengujian di server yang “mumpuni” dengan harapan hasilnya akan berbeda dengan kenyataan ketika pelanggan “awam” berlangganan di server yang berbeda.

    Untuk Qwords sendiri, saya tidak tahu apakah pergantian IP dengan PTR yang berbeda server ini dilakukan oleh Qwords untuk “meningkatkan” hasil pengujian tersebut atau memang kebetulan saja tanpa sepengetahuan penulis? Karena harus diakui antara review pertama kali dengan review terakhir ini ada peningkatan performa yang luar biasa dari Qwords.

    Reply
    • Well, saya pikir tidak ada salahnya kita lebih transparan disini. Dan saya tidak menyangka bahwa pembahasan tentang ini akan diangkat secepat ini sejak update terbaru kemarin malam, 5 Oktober.

      Untuk kasus Qwords, seperti yang mas jelaskan, memang benar ada beberapa kali pergantian IP dalam kurun waktu tertentu hingga Oktober 2019. Dan sebenarnya bukan hanya Qwords, tapi beberapa hoster lain (saya tidak bisa sebutkan siapa-siapa saja) yang memang berniat untuk “mengakali” hasil test, seperti server di pindahkan secara teratur ke tempat yang sepi pengguna selama beberapa kali dalam beberapa bulan. Sejujurnya ini alasan utama mengapa Penasihat Hosting vakum selama 6 bulan dan melakukan monitoring ulang.

      Saya kecewa sekali ya, karena yang harusnya mereka melakukan perbaikan, tetapi malah mengambil ‘jalan pintas’ dengan melakukan kecurangan disana sini. Dengan ini nampaknya persepi bahwa hosting lokal itu buruk akan menjadi semakin buruk.

      Okay, sampai saat ini saya tidak bisa bilang bahwa dalam review terbaru ini Qwords ‘bermain’, karena saya belum ada bukti yang kuat, saya juga sudah coba membuat test yang berbeda di domain yang berbeda. Memang harus diakui peningkatannya sangat signifikan jika kita lihat rata-rata uptime mereka yang awalnya sangat sangat buruk di 3 bulan pertama monitoring (Februari 2018 – April 2018 = dibawah 99%), menjadi nyaris sempurna (100%) pada bulan selanjutnya stabil hingga 11 bulan.

      Saya sudah coba tanyakan ke Qwords apa saja yang mereka lakukan untuk meningkatkan performa hostingnya. Mereka menjawab bahwa telah melakukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan performa hostingnya. Meskipun perbaikan yang disebutkan tidak terlalu mengejutkan saya, namun sejujurnya sampai saat ini saya juga masih memiliki keraguan terhadap kualitas Qwords yang sebenarnya.

      Untuk saat ini, mas dan pengunjung lainnya perlu aware dulu terhadap peningkatan performa Qwords yang sangat signifikan ini. Dan seperti yang saya jelaskan dalam review singkat Qwords diatas bahwa mereka tidak memberikan garansi sama sekali, jadi perhatikan hal ini baik-baik.

      Reply
      • Hmmm.. Sejak awal saya sudah berpikir beberapa pihak hosting akan “bermain” memindahkan domain website ke server yang sepi, low traffic dan spek server yang terbaik untuk “mengakali” hasil tes karena Mas Randi mempublish domain website yang dites.

        di pengujian yang terbaru ini di atas disebutkan “berdasarkan data penelitian 1 Agustus – 30 September 2019”, apakah Mas Randi ganti semua domain website seluruh perusahaan hosting yang dites???

        karena saya bandingkan paket hosting yang lama dan yang baru Mas Randi tes beda (dirubah). Niagahoster: Pelajar jadi Bayi. Qwords: ES jadi E. ArdHosting: UKM 500 jadi UKM A.

        SARAN: Mas Randi pakai semua domain baru dan jangan publish nama-nama domain yang dijadikan bahan tes. supaya tidak ada pihak hosting yang “bermain” memindahkan server website yang sedang dites

      • Yap, ini adalah resiko penelitian yang dipublish dengan sangat transparan. Tetapi, cepat atau lambat pasti akan ketahuan kok, jadi dipublikasikan atau tidak, tidak akan berpengaruh.

        Ada beberapa yang saya ganti, tapi sebagian besar masih sama. Saya juga sudah memikirkan saran ini, tetapi dengan hanya mengganti nama domain tidak akan menyelesaikan masalah, karena jika mereka berniat ‘mengakali’, pasti akan ketahuan cepat atau lambat.

        Saya sudah catat IP server semua website test yang sekarang dan jika ada perubahan lagi, saya pasti akan melakukan tindakan.

      • memang mengganti domain tidak menyelesaikan masalah, tapi setidaknya meminimalisir provider hosting berniat “mengakali” pindahkan server dan website yang diuji Penasihat Hosting karena domainnya tidak dipublish/ disembunyikan Penasihat Hosting.

        oke mas Randi, ditunggu review individual masing-masing hosting. saya penasaran dengan hasil bulan Agustus 2019 saat terjadi pemadaman listrik di Pulau Jawa. hehe..

      • Awalnya saya berpikir demikian, tetapi setelah saya pikir-pikir lagi, sebenarnya kurang efektif karena sangat menghabiskan banyak uang jika terus-terusan seperti ini, hehe 🙂

      • Halo Mas Top, mohon tidak suuzdon ya mas, kami memang melakukan banyak optimalisasi dari sisi backbone dan perangkat serta konfigurasi kami, tentu hal ini akan mempengaruhi banyak hal dari hasil test

      • Menarik.

        Untuk IP terakhir yang tercatat untuk web pengujian Penasihat Hosting Qwords, PTR Record menunjukkan web disimpan di server yang bukan untuk paket E dimana di server itu -sampai komentar ini ditulis- hanya diisi oleh 181 domain saja. Bahkan beberapa diantaranya web yang cukup “bonafide”, yang saya tahu tidak dihost di paket E.

        Hal ini berbeda dengan beberapa web klien saya yang menggunakan paket hosting E. Di dalam server-server paket E (Value Performance) tersebut tidak ada satupun yang diisi kurang dari 200. Semuanya lebih dari 600 domain, bahkan ada yang sampai 1000 domain.

        Selain itu, sejak bulan Juli 2019, Qwords telah memindahkan panel khusus untuk para pelanggan Value Performance dari panel cPanel ke DirectAdmin. Sedangkan saya cek terakhir, PTR dari IP web pengujian justru masih menggunakan cPanel. Indikasi ya bisa jadi web pengujian memang dipindahkan ke server “mumpuni” khusus untuk paket-paket di atas Value Performance atau Mas Randi “terpaksa” membayar prorata untuk tetap menggunakan cPanel?

        Meningkatkan performa sebuah server itu cukup mudah jika hanya 1 server. Bisa dibayangkan berapa banyak biaya, waktu, sumber daya dan infrastruktur yang harus di-“bayar” oleh hoster untuk meningkatkan performa semua server-servernya di semua lokasi hanya untuk menulis email reply pertanyaan/keluhan, “Pihak kami telah melakukan perbaikan performance, oleh sebab itu maka para pelanggan dapat melihat adanya peningkatkan performa hosting-nya”. Jalan pintas yang paling logis adalah memang “memindahkan” manual web tersebut ke server khusus yang telah dirancang untuk memberikan performa yang baik.

        Saya mungkin belum bisa menulis dengan keakuratan data plus ditunjang dengan metodologi semi-ilmiah seperti Mas Randi tulis untuk review-review ini tapi belajar dari pengalaman saya mengelola web-web client (very low low traffic) yang saya tempatkan khusus di paket Performance Value, kenyataannya tidaklah demikian.

        Point utama saya adalah, jika hasil pengujian dan review Qwords memang seperti itu, tentu patut diapresiasi karena bagaimanapun itu adalah hasil yang didapat setelah dilakukan pengecekan melalui tools pihak ketiga yang independen.

        Masalahnya adalah kemungkinan terjadinya bias persepsi antara hasil yang didapat dengan kenyataan karena hasil diuji dengan sumber materi yang tidak sama yang akan didapatkan oleh pelanggan. Analogi sederhananya seperti menguji performa motor Honda Beat tapi yang diuji adalah motor Honda CB150R. Apakah hasil uji dari Honda CB150R manipulatif? Tentu tidak, tapi menganggap Honda Beat mendapatkan uji performance seperti Honda CB150R itu yang bias dan misleading.

      • Oke mas Aidil, jika mas memang memiliki klien-klien yang menggunakan paket hosting E, saya rasa semua menjadi sangat mungkin karena tentu mas bisa membandingkannya.

        Keraguan saya juga muncul ketika saya cek jumlah domain di server website test Qwords kurang dari 200 domain menggunakan reserve IP lookup (tidak 100% akurat), meski tidak tepat 181 seperti yang mas sebutkan. Saya tidak tahu darimana mas bisa tahu jumlah domain di server website test Qwords, kecuali punya akses penuh ke server. Lagipula, satu server bisa memiliki beberapa alamat IP.

        Tapi sedikitnya jumlah domain dalam sebuah server juga belum bisa 100% menjadi sebab meningkatnya kecepatan website test Qwords secara sangat signifikan seperti sekarang ini, karena dari hasil pengecekan saya di server website test pada hoster lainnya yang bahkan ada yang kurang dari 50 domain (juga tidak begitu yakin sebab satu server bisa memiliki beberapa alamat IP), tetapi kecepatannya tidak meningkat drastis seperti Qwords, kecuali memang karena ada sebab kedua.

        Nah, jika benar website test Qwords bukan di Paket E, maka semua menjadi sangat mungkin. Dan saya tidak tahu kalau PTR records bisa menunjukan informasi sejauh itu. Kalau saya tahu dan memiliki informasi klien lainnya yang ada di Paket E, mungkin semua keraguan ini sudah terbukti.

        Dan perlu diketahui bahwa saya sudah membeli domain yang berbeda dan membeli hosting baru pada paket yang sedikit berbeda (ES) dengan account yang berbeda juga, tetapi hasil test menunjukan hasil yang tidak jauh berbeda. Ini yang measih mengganjal saya. Mungkin mas nya jika berkenan bisa berikan saya informasi klien mas yang berada di hosting Paket E atau ES supaya saya bisa lakukan pengecekan sendiri dari sisi saya. Saya apresiasi sekali bantuannya!

        Tapi, jika mas tahu kenyataannya tidaklah demikian, mengapa mas tempatkan website klien di Qwords dan pada paket terendah?

        Soal cPanel, saya terpaksa membayar biaya prorata untuk tetap menggunakan cPanel demi kelangsungan test. Hanya ada satu-dua hoster yang saya juga terpaksa pindah ke DirectAdmin dan Plesk. Persoalan kenaikan harga cPanel yang sempet heboh dan bagaimana sikap web hoster Indonesia mungkin akan saya bahas dalam review individual nantinya.

      • Halo Mas Aidil, memang untuk paket cpanel E, user hostingnya lebih sedikit daripada directadmin, dan memang performance paket VALUE tentu lebih rendah daripada paket yang diatasnya, hal ini sepadan dengan biaya yang dikeluarkan tentunya

      • Wah kebetulan saya hosting di qwords. Baca baca kolom komentar membuat saya ragu dengan qwords.

        Kita kira bijak kah kalo migrasi ke hosting lain?
        Oh web saya web sekolah, homepage, sisstem informasi sekolah, kurang lebih 100+ pengunjung perbulan

    • Mas Aidil, untuk server sendiri memang kami memiliki kebijakan load balancing untuk semua konsumen, untuk menjaga beban server agar tidak terlalu besar dan menjaga performance situs yang dihosting, semoga ini menjawab rasa penasarannya ya.

      Reply
  63. Saya sudah mencoba banyak hosting untuk website jasa creative branding saya ***. Tapi setelah beralih ke Niagahoster sangat puas, dan semua client saya sudah saya rekomendasikan untuk beralih ke niagahoster.

    Apalagi program referral nya ok banget!

    Reply
  64. Mas, terima kasih banyak atas review penggunanya. Sangat berguna untuk saya pribadi (dan mungkin yang lain juga).

    Oia Mas, pada tabel perbandingan web hosting, link yang di review Masterweb kalau di klik malah mengarah ke halaman review Hostinger.

    Reply
  65. mas mau tanya, rencana bulan maret ini saya ingin punya web. tapi masih gagal paham…kalau beli domain dan hosting apakah template juga diberi gratis atau buat sendiri. kedua apakah blog saya di blogspot dan wordpress bisa di migrasi menjadi satu di web saya. saya blogger di dollypress..ok matur suwun mas

    Reply
    • Mas mau pindah ke WordPress.org atau self hosted kan ya? Kalau urusan template, penyedia hosting tidak menyediakannya (meski beberapa ada yang memberikan template gratis buat client). Mas bisa cari template gratis di WordPress.org atau tempat lain, banyak yang gratis, banyak juga yang berbayar. Blog dari Blogspot dan WordPress.com bisa dimigrasi kok nantinya.

      Reply
  66. Terima kasih atas reviewnya mas,,

    saya ingin bertanya mengenai vps hosting mas,
    sekarang ini LMS perusahaan saya menggunakan vps hosting rumahweb, berencana migrasi ke vps hosting lain,
    vps hosting yang bagus apa ya mas?

    Terima kasih.

    Reply
    • Kalau VPS lokal mohon maaf saya belum tahu, karena belum membandingkan antara VPS di penyedia yang satu dengan yang lain, jadi tidak berani kasih rekomendasi. Saya sudah ada rencana ingin review hosting VPS terbaik, tapi masih butuh waktu yang cukup lama untuk merampungkannya.

      Reply
  67. gan, saya tertarik mau beli paket bisnis mikro domainesia buat website bisnis saya yg rencana nargetin pengunjungnya lokal dan luar negeri (pinginnya sih >50% dari luar negeri), untuk lokasi server, baiknya milih USA ato Singapore (krn kata agan klo server di Indo, agak lambat diakses orang luar)? thanks…
    Sebenernya tertarik mau beli hosting dari luar negeri macam hostgator ato bluehost (dari pengalaman diakses lokal ga terlalu lama jg), cuma selain mahal jg musti pake paypal dan males beli dolarnya jg (lom punya CC jg), jadi mau nyoba domainesia aja yg di review agan no 1. 😀

    Reply
    • Websitenya 2 bahasa ya pak Indonesia dan English? Saran saya pilih server Singapore saja di DomaiNesia dan nanti di integrasikan dengan Cloudflare supaya juga cepat diakses dari region lain. Atau kalau tidak mau pakai CDN secara full, bisa asset web nya saja (CSS, JS, Image) yang di CDN kan.

      Reply
      • Mas, untuk tutorial men CND kan (CSS, JS dan Image) saja, sudah ada? Pernah pakai indoglobal ga? soalnya kita ga bisa ganti dns, kalau mereka yang ganti semua dipindah ke cloudflare, jadinya layanan emailnya jadi kacau karena masih pakai server mereka. ada solusi tutorial mas?
        Terima kasih

  68. Assalamualaikum mas…
    Minta info saran dan masukannya dunk..
    Untuk toko online lebih baik domainesia, niaga host atau idwebhost.
    Saya sudah menggunakan domainesia, memang secara keseluruhan oke, hanya saja space nya berbatas untuk katalog produk update atau model terbaru.
    Niagahost ada yang unlimited, dan baca review dari penasehathosting.com niagahost oke juga.
    Idwebhost juga unlimited dan murah juga, terlebih ada SEO site audit dan konsultasi seo untuk paket imago, domain juga free selamanya. (Apa memang benar adanya).
    Mohon pencerahannya ya mas.
    Makasih

    Reply
    • Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatu.
      Saran saya pilih JetOrbit atau Niagahoster saja, karena rata-rata page load time dan uptimenya bagus (berdasarkan data yang sudah saya kumpulkan). Kalau domain free selamanya, site audit, dll itu hanya fitur tambahan.

      Reply
  69. Setelah lihat review di sini saya langsung coba Domainesia, tapi sayang gak berutung baru langganan 5 hari dapat server down 2 hari berturut-turut. Lama down time di atas 3 jam, sangat mengganggu sekali kebetulan lagi develop web.

    Reply
  70. Halo mas mohon saran donk,
    saya ada rencana mau migrasi hosting dan yang terpikir saat ini ada dua pilihan yakin IDwebhost dan DomaiNesia, adapun alasan saya karena: DomaiNesia dari segi harga cukup menarik, ketika ada keluhan layanan cukup bersahabat dll, sementara pertimbangan lain, saya sudah menyewa hosting di DomaiNesia artinya akan terdeteksi 2 domain 1 IP, khawatirnya akan berpengaruh dari segi SEO-nya,
    Adapun pertimbangan tentang IDwebhost saya tertarik features host-nya lumayan banyaaaaak, dan harga juga kompetitif, akan tetapi saya belum tau kualitas pelayanan ketika ada keluhan, begitu juga dengan up time,
    oh iya untuk trafick tetap saat ini ±2,5/day

    Reply
    • Halo, saran saya tetap di DomaiNesia dan jangan terlalu khawatir dengan 1 IP akan berpengaruh ke SEO, ini teori datang dari pemain spammer setahu saya, asalkan web mas bagus dan tidak melanggar Google Webmaster Guidelines saya pikir tidak akan berpengaruh ke SEO. ATAU kalau masnya agak skeptical soal ini, beli saja hosting baru di DomaiNesia dan minta untuk dibedakan server nya dengan server website pertama agar alamat IP nya berbeda. Sementara IDwebhost saat ini saya belum bisa kasih rekomendasi, karena uptime dan page load timenya tidak bagus, coba di cek kembali table perbandingan 20 hosting diatas.

      Reply
      • oke mas randika, terimakasih atas fast responnya. saat ini saya sudah berdialog dengan adminnya, katanya bisa dibedakan IP-nya dengan membedakan lokasi.

  71. Halo gan, mau tanya nih. Sebaiknya spek hosting seperti apa yang digunakan jika blog WP kita ingin menerima kontributor? Saat ini saya menggunakan salah satu jasa penyedia hosting Indonesia, cuma untuk loading admin wpnya lelel banget.

    Saya perhatikan, ternyata RAM nya cukup kecil, cuma 512 MB saja. Coba saya tanyakan pada adminnya, ternyata tidak fasilitas untuk penambahan RAM tersebut.

    Dari komunikasi sama tim supportnya, kalau g salah 1 server cuma menggunakan RAM 8 GB untuk dibagi-bagi. Sementara saya perhatikan hosting lainnya menggunakan 32 GB.

    Solusinya seperti apa ya untuk mempercepat loading admin WP? Mohon pencerahannya gan. Salam

    Reply
  72. kebetulan saya juga pakai masterweb, qwords dan domainesia.

    dari ketiganya memang cuma domainesia yang bagus.

    utk qwords, saya musti tarik urat dulu supaya mereka mau aware.

    sedangkan utk masterweb….fiuhhhh…no komen lah

    down terus, tiket support super lambat, sangat tidak recomended.

    Reply
  73. Permisi mas Willya. Saya punya domain sekolah dari rumahweb, domain itu saya hubungkan ke blogspot. Dari domain itu juga saya sudah daftarkan ke Gsuite for Education dan berhasil dapat gratis unlimited drive dan email dari gmail dengan domain dari rumahweb. saya berniat ingin memesan shared hosting untuk keperluan aplikasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yg sudah saya buat. Setelah saya baca review mas Willya, ternyata rumahweb kurang bagus di uptime serta pageloadnya dan di artikel ini saya tidak melihat tentang rumahweb.

    Saya ingin minta saran dari mas Willya, apa yg harus saya lakukan? tetap sewa shared hosting di rumah web, krn domain saya disana dan sudah saya setting untuk Gsuite for Education. Atau membeli hosting di tempat lain, misal domainesia dan transfer domain juga kesana? bagaimana dengan Gsuite for Education saya apakah berpengaruh?
    Terima Kasih.

    Reply
    • Halo Mas Ichall, dari yang saya baca Gsuite for Education itu memang ditawarkan oleh Google secara gratis (sumber: https://support.google.com/a/answer/139019?hl=id ), jadi kalau domainnya mau di transfer ke provider lain pun tidak berpengaruh, akan tetap gratis. Untuk memastikannya, Mas boleh kontak provider yang bersangkutan nantinya jika memang berencana untuk pindah,

      Dan untuk hosting, saran saya pilihlah hosting yang sudah terbukti bagus uptime dan load timenya.

      Reply
  74. Hai, saya rasa untuk test tidak fear ( adil ) . Karena ada beberapa hosting menngunakan server luar. Contoh : domainesia yang menggunakan server singapura dll. Jadi untuk kecepatan tidak fear dan hal teknis lainnya mohon untuk di perbaiki lokasi servernya. terima kasih

    Reply
    • Hi, semua web hosting yang saya sewa untuk tujuan pengetesan menggunakan server di Indonesia, dan monitoring load timenya juga dari server Indonesia (Jakarta), hanya Hostinger saja yang menggunakan server di Singapore, itupun karena mereka tidak memiliki server di Indonesia. Jadi, fair kan? 🙂

      Reply
  75. Mas, saya penggunakan tokoonline lokal berbasis wordpress. Kebutuhannya hanya buat Landingpage saja.

    ada dua pertanyaan mas.
    1. Cocokkah saya pakai hosting dari Domainesia dengan traffict pakai FB ads? Dengan asumsi kisaran 1000 visitor per hari
    2. Kalau saya kebutuhannya buat market lokal Indonesia, saya pakai server Indonesia atau Singapur? Karena, katanya, lebih bagus server Singapur.

    Mohon tanggapannya mas.
    Terima kasih.

    Reply
    • 1. Cocok kok. Dengan estimasi kisaran 1.000 pengunjung per hari, cocoknya minimal paket Super.
      2. Saya pikir untuk DomaiNesia masih lebih bagus server di Indonesia, karena kebetulan server DomaiNesia yang saya tes disini menggunakan server yang berlokasi di Indonesia, dan uptime dan load timenya sejauh ini sangat bagus.

      Reply
  76. Saya punya hosting di domainesia. Rencana nambah web, bagusnya itu upgrade layanan biar spacenya nambah atau beli layanan yang sama , misal paket Super, untuk web baru tersebut?

    Reply
    • Paket hosting yang sekarang dipakai apa mas? Kalau minimal menggunakan paket Super, sebaiknya untuk web kedua ini di host kan di hosting yang sama saja, karena kebutuhan resource web baru belum besar. Nanti kalau memang butuh upgrade, tinggal di upgrade saja pelan-pelan supaya lebih efisien.

      Reply
  77. smpe skrg sy msh ragu n sangsi milih hosting mas, dari review diatas page load time yg mnurut mas bagus itu ketika lg diakses di lokal (indonesia) aj ato diluar negeri jg?

    Reply
    • Dari lokal dong, karena di tes dari server yang berlokasi di Jakarta. Kalau dari luar negeri jelas lebih lambat, karena jarak/lokasi servernya lebih jauh.

      Reply
  78. Kalau lihat live statistic page terakhir yang paling cepat ternyata Jagoanhosting? Betul begitu ? Kalau pengalaman mas Willya gimana? Rekomen gak kalau di jagoanhosting ? Terima kasih

    Reply
    • Bukan, performance di halaman live statistic itu maksudnya bukan page load time website, tapi itu adalah server response times (berbeda dengan page load time). Sampai 26 hari ini saya belum bisa kasih rekomendasi, tapi secara keseluruhan rata-rata page load timenya cepat – termasuk 5 web hosting tercepat, namun sayang rata-rata uptimenya buruk (99,72%). Nantikan saja publikasi reviewnya paling cepat mungkin pada awal Oktober 2018.

      Reply
  79. Terimakasih mas infonya sangat bermanfaat.
    Saya akhirnya memilih DomaiNesia untuk personal portfolio website saya.
    saya membeli domain address (aldypratamak.com) dan memilih paket super untuk 1 tahun.
    saya memilih server dallas. dengan alasan target yang saya sasar adalah client international.
    pada hari pertama website saya di launch, nampak terlihat tidak ada masalah sama sekali.
    kemudian 2/3 hari selanjutnya, website saya mulai mengalami masalah karena kadang bisa diakses dan kadang tidak.jadi tidak menentu.

    Pertanyaanya apakah mas Willya memiliki rekomendasi web hosting premium untuk bermigrasi dari DomaiNesia? dan langkah awal setup nya?

    Reply
    • Saran saya pertama mas Aldy coba minta bantuan support DomaiNesia dulu, coba konfirmasi apakah memang servernya yang sering down atau mungkin ada masalah lainnya.

      Sebenarnya untuk server US atau web dengan target international, saya merekomendasikan web hosting luar seperti Siteground, karena server mereka sudah terbukti bagus uptimenya. Kalau yang di DomaiNesia ini saya belum tes sama sekali. Semua web hosting lokal yang saya tes saat ini adalah server yang berlokasi di Indonesia, kecuali Hostinger di Singapore.

      Kalau memang kesalahan dari sisi server, Mas Aldy boleh pertimbangkan untuk cancel pembelian hostingnya (kalau belum lewat 10 hari dari hari pertama pembelian), dan pindah ke Siteground adalah pilihan yang terbaik.

      Reply
  80. terimakasih mas infonya sangat bermanfaat .
    saya akhirnya memili DomaiNesia.
    saya ingin membuat website yang berjenis Online Shop / toko online untuk produk clothing saya
    namun ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan mas :
    dikarnakan saya memililih DomaiNesia saya masih masih bingung memelih jenis Web Apps untuk online saya
    pada DomaiNesia terdapat pilihan menu untuk Web Apps:
    # yang pertama ada pilihan menu pada Web Apps yaitu (TOKO ONLIE) dan pada menu toko online terdapapat beberapa jenis pilihan yaitu: Presta Shop, OPenCart, LiteCart dan Magento.
    nah dari ke 4 pilihan ini yang mana kira kira yang lebih baik ? dan yang terdapat menu otomatis pemilihan Kurir/jasa ekpedisi pengiriman beserta harganya ketika nanti costumer saya nanti melakukan transaksi???
    # yang kedua ada pilihan menu BLOG kemudian WORDPRESS nah pada pilihan ini juga bisa membuat TEMA berbentuk TOKO ONLINE.
    pertanyaanya : apakah saya harus memilih jenis WEB APPS nya yang berjenis Toko Online atau lebih baik memilih Wordprees beserta tema toko onlinenya?

    dan pertanyaan kedua apakah sudah cukup memilih paket SUPER dengan space 2gb untuk toko online yang berbasis clothing yang bisa di akses lokal maupun luar negri ?
    terimakssih mas..

    Reply
    • Kalau saya lihat dari pertanyaan mas, sepertinya mas ini masih pemula dan belum mengerti banget ttg cara membuat website. Semua Web Apps yang mas sebutkan itu levelnya sudah advanced mas, kecuali WordPress yang lumayan lebih friendly untuk pemula. Nah soal kurir/ekspedisi ini pada dasarnya tidak ada, mas harus menambahkan plugin/module tambahan yang nanti diinstal di Web Apps yang mas pilih (umumnya plugin kurir ini berbayar). Saran saya lebih baik mas coba belajar dulu build toko online secara offline menggunakan localhost. Nanti kalau sudah bisa, baru websitenya di migrasikan ke hosting online.

      Reply
  81. terimakasih banyak mas infonya , jujur sy dah 3 kali ganti hosting dan ke tiga nya mengecewakan skrng atas info yng sangat detail sy coba pake domainesia, sy harap ini menjadi pelabuhan hosting terakhir dan tidak pindah2 lagi 🙂 trims riview nya sangat membantu saya

    Reply
  82. Kalau misalnya kita beli :

    Paket A : Disk 500MB Durasi 3 bulan

    Kemudian kita ingin Upgrade ke :

    Paket B : Disk Space 2GB

    Apa bisa? Dan apa akan bayar full? Maaf, saya masih benar-benar new soal hosting, dan ingin belajar soal hosting

    Reply
  83. Hallo mas Randika..
    Saya masih awam di dunia web dan perhostingan mas.. hehee..
    Saya kebetulan ingin membuat website untuk perusahaan saya.
    Jadi konsepnya setiap pegawai bisa mengakses website tersebut dengan menggunakan user dan password masing-masing, untuk melihat data pribadi, keuangan, dll.
    Untuk web hosting seperti DomaiNesia dan NiagaHoster istilahnya Shared Hosting ya, apakah data-data pegawai tsb bisa aman disana mas?
    Untuk DomaiNesia paket yg Super (2GB) apakah sudah mencukupi ya? Karena tiap bulan akan mengupload data-data pegawai, khususnya gaji karyawan.
    Terima kasih

    Reply
    • Data-data pegawai nanti bisa aman, asal websitenya juga di dukung dengan security yang bagus.
      Untuk Awalan saya pikir cukup kok mas Paket Super 2GB DomaiNesia, nanti seiring berjalannya waktu ketika membutuhkan resources yang lebih besar lagi, paket hosting dapat di upgrade dengan mudah kok.

      Reply
  84. Mas Willya ,

    Saya mau tanya donk pertanyaan pemula ,
    saya lagi bikin web perusahaan di Wix.com tapi belum di publish dan belum ada domain buat web hosting ,

    @ menurut Mas Willya rekomendasi Web Hosting mana yang bagus / terbaik agar dapat diintegrasikan dengan Creating Web Source yang saya gunakan sekarang – Wix.com ?

    @ apakah web hosting yang mas Willya bahas di review bisa nggk diintegrasikan dengan Wix-com (hasil web yang dibikin di wix.com bisa ditampung di web hosting indonesia)? (soalnya saya uda bikin banyak data2 web di wix.com)

    @ atau lebih bagus bikin di WordPress Webnya karena data webnya bisa diintegrasikan dengan hosting2 yang ada di Indonesia dan lebih cepat load timenya ?

    Mohon Pencerahannya Mas Willya , terima kasih sebelumnya

    Reply
    • Halo Mas Jimmy.

      Yang saya ketahui, di WIX itu kalau mas menggunakan layanan premiumnya, mas sudah mendapatkan free domain dan free web hosting. Jadi tidak perlu repot-repot membeli hosting di luar WIX dan juga memang tidak bisa mengintegrasikan web hosting diluar WIX karena WIX tidak mengizinkannya.

      Sedangkan WordPress itu platfrom yang benar-benar GRATIS, beda dengan WIX yang freemium. Jadi di WordPress khususnya WordPress.org, mas harus membeli hosting sendiri dan di panduan ini saya mereview hosting terbaik yang ada di Indonesia.

      Reply
  85. Halo Mas Willya,

    Saya mau menanyakan apakah harus migrasi domain apabila saya beli domain di IDwebhost dan akan membeli hosting di niagahoster?

    Terima kasih banyak.

    Reply
    • Halo Mas Anto. Tidak perlu kok, cukup file website dan database nya saja yang di migrasi. Domainnya nanti diganti saja pengaturan NS (nameserver) nya dari NS IdWebhost ke NS Niagahoster.

      ATAU kalau memang mau di migrasi sekalian domainnya ke Niagahoster biar ga repot beda-beda tempat juga boleh kok. Kalau ga yakin, bisa minta tolong support Niagahosternya buat bantu migrasi (gratis).

      Reply
  86. 1. saya baca review dewaweb yang 100% menggunakan teknologi cloud, apakah ada hosting lain di Indonesia yang juga 100% cloud?

    2. jika pakai cloud masih kalah dibanding non cloud (domainesia dan niaga hoster), berarti bukan jaminan cloud hosting bisa lebih bagus dibanding hosting biasa, lalu apa untungnya pakai cloud hosting?

    3. banyak yang pakai istilah cloud tapi hanya sekadar untuk marketing, bagaimana cara mencari hosting yang 100% cloud?

    4. saya baca di https://www.diskusiwebhosting.com/forums/kesan-positif-testimonial-pelanggan.64/ itu banyak yang dapat review bagus tapi tidak dibahas di sini, apakah ada rencana untuk tambah review?

    terima kasih
    maaf banyak tanya

    Reply
    • Sekarang ini banyak web hosting yang sudah pakai teknologi cloud seperti Dewaweb, Jagoan Hosting, DomaiNesia, dan IdCloudHost. Harusnya si pakai cloud hosting itu uptimenya bisa stabil diatas 99,95% per bulan dan load timenya bisa dibawah 1000ms (kecuali mereka melalukan over selling).

      Banyak penyedia hosting terkadang suka berlebihan dalam hal klaim untuk mempromosikan situs mereka, klaim2 seperti uptime 99,99%, load time bisa 20x lebih cepat, harga termurah, hosting terbaik dan bla bla lainnya. Semua itu tentu saja harus dibuktikan dengan data, makanya saya membeli semua web hosting Indonesia yang saya review dan memonitoring waktu uptime dan load timenya.

      Ada banyak pertimbangan buat saya ketika memilih penyedia hosting yang akan di review, seperti misalnya umur penyedia hosting harus minimal 3 tahun, alamat usahanya ada lengkap, sudah banyak memiliki review positif, dll.. Tapi, tenang saja, karena dalam 2-3 bulan kedepan saya akan tambahkan 12 hosting popular lainnya, termasuk Jagoan Hosting, Dapur Hosting, Warna Host, dan lain-lain.

      Reply
      • Mas willya, boleh sdikit tanya nich, saya bru memulai website perusahaan saya sbgai identitas dan jalinan komunikasi dgn klien saya, ruang lingkupnya masih lokal indonesia, dgn harapan mampu menampung intensitas email yg tinggi karena saya perusahaan jasa outsourcing mas, kira2 sarannya apa yo mas tuk hosting dan beli domainya dmn??? Mhn disertakan linknya mas. Mksih mas.

      • Saran saya, jika bisnisnya sangat tergantung sama email, sebaiknya menggunakan provider email yang sangat reliable, seperti Google Workspace. Alternatifnya bisa menggunakan layanan dari Kiri.Email.
        Adapun hostingnya, saya tidak tahu kebutuhannya seperti apa, tapi kalau hanya untuk company profile pada umumnya dan tidak membutuhkan resource yang besar, paket Super DomaiNesia harusnya sudah cukup.

  87. Terima kasih banyak PENASIHATHOSTING/ Mas Willya untuk reviewnya.

    Saya yang sudah lama tidak update dengan pilihan penyedia jasa hosting, tahunya hanya Qwords dan DewaWeb yang baik dan sudah cukup lama (Qwords) beroperasi tanpa bad review yang terlalu parah.

    Ternyata ada pilihan yang lebih baik, dengan harga yang lebih kompetitif dan dapat bonus potongan karena saya buka website company mereka melalui link di PENASIHATHOSTING.

    Sukses selalu dan sehat senantiasa karena Anda bermanfaat bagi banyak orang mas.

    GBU

    Reply
  88. Hari ini saya mau beli webhosting di Niagahoster, setelah memasukkan kode promo (awalnya bisa) hingga ke bagian checkout, saat mau melakukan pembayaran dengan kartu kredit hingga ke bagian DOKU masi bisa, setelah dapat paycode dari bank dapat notifikasi Transaksi Tidak Berhasil, contact live support dibilang akan dibantu. Ujung2nya yg dipermasalahkan promo code PENASIHATHOSTING sudah tdk berlaku katanya.

    Lalu coba DomaiNesia sampai di bagian checkout dan pembayaran dgn kartu kredit, dibawa ke halaman DOKU, lagi2 Transaksi Tidak Berhasil. Belom contact support, cuma uda curiga aja jangan2 masalah promotion code PENASIHATHOSTING tidak bisa juga.

    Ada komen/ bisa bantu bos?

    Reply
    • Well, ini bukan karna kode promonya sudah tidak berlaku, tapi saya ragu karna menggunakan kartu kredit. Kalau kode promonya sudah teraplikasikan dan harga sudah berkurang karena dapat extra diskon 10% (di Niagahsoter), maka artinya kode promo masih berlaku. Kalau Anda menggunakan cara lain untuk mentransfer pembayaran, saya percaya ini pasti bisa dilakukan, sebab per 3 Agustus lalu saya cek ada beberapa orang yang menggunakan kode promonya dan berhasil. Domain Anda thre**.id bukan? Mungkin hari senin besok saya akan coba bantu tanyakan langsung ke Marketing Managernya Niagsahoster soal ini. Terima kasih sudah memberikan kesempatan buat saya untuk mengklarifikasi ini ya.

      Reply
      • Pada saat order pertama hingga muncul invoice dan kendala tersebut Saya sudah korespondensi dgn tim live support, malah disarankan bikin order baru.
        Tapi saat proses order baru kode promosi : PENASIHATHOSTING tdk bisa dipakai lagi (jd invoice berikutnya harga normal aja).

      • Saya sudah coba contact Marketing Manager Niagahoster, kendalanya kemungkinan pada saat pembayarannya, soalnya kode promonya masih bisa diaplikasikan pada saat checkout.

        Oia, kenapa tidak bisa menggunakan kode promo lagi pada order baru itu karena kode promo hanya bisa dipakai 1x saja (tidak bisa dipakai berulang-ulang). Tapi kalau menurut saya, mungkin masnya bisa ganti metode pembayaran seperti transfer bank menggunaka invoice pertama yang sudah kepotong 10%.

  89. Maaf, sy bingung, mengapa di niagahoster semua paketnya unlimited? kalau semua paketnya unlimited, mengapa tidak di samakan saja harganya?

    Atau, apakah semua paketnya mendapat jatah kuota 500MB (paket bayi), dan yang hanya membedakannya hanya fitur2 tambahan lainnya saja? (spam expert, domain, prioritas).

    Apakah tidak sebaiknya tetap ditampilkan fair usage nya?

    Terima kasih

    Reply
    • Ini Anda harusnya lihat di detail perbandingan antara paket hosting Niagahoster dihalaman ini. Ada fitur-fitur yang tidak di dapat pada paket tertentu, dan ada juga fitur yang hanya tersedia pada paket tertentu saja. Selain itu, jumlah resources power seperti virtual memory, physical memory, CPU limit dan I/O tiap-tiap paket juga berbeda.

      Dan mengenai fair usage, Niagahoster sudah jelaskan bahwa mereka tidak menetapkan berapa batasan khusus pada resource bandwidth dan disk spacenya, jadi Anda dapat memanfaatkan resource yang ada untuk website Anda secara wajar, selama tidak mengganggu akun hosting lain yang terletak dalam server yang sama. Menurut saya ini normal dan semua provider memang mempunyai ketentuan seperti ini, sebab di shared hosting Anda berbagi ruang dengan pengguna lainnya dalam server yang sama. Kalau mau resources yang pasti, itu ada di Virtual Private Server (VPS) hosting.

      Reply
  90. Terima kasih atas ulasannya yang lengkap Mas Willya Randika, sangat membantu saya yg masih baru di dunia website.
    Semoga sukses terus buat Mas Willya.

    Reply
  91. Masterweb,
    Kalau saya bisa kasih nilai sih MINUS 10, masuk ke bagian kelola domain aja gak bisa selalu blank putih tapi pas buka domain yang sudah expired bisa. Sudah ganti browser, ganti komputer juga tetap sama.

    Chatting bagian support suruh bikin tiket, sudah bikin tiket nunggu 4 jam masih belum ada jawaban.

    Mau live chat lagi nunggu antrian 4 sekitar 20 menit, pas tinggal 1 antrian malah jadi dapat antrian ke 12.

    Harga paling mahal 141.900

    Dan saya setuju kalau review di situs ini, MASTERWEB ada di urutan paling TERAKHIR.

    Reply
  92. Kemarin baru beli domain tanpa referensi alhasil dah 3 hari tuh domain ga bisa dipake ke blog…apesnya jadi nuwbie…

    Reply
  93. Mas Randika,

    Mantap banget reviewnya terniat.
    Sangat bermanfaat. Saya jadi bisa lebih cepat menentukan mau pindah ke hosting mana.

    Semoga terus tetep di page one 😀

    Reply
  94. Halo mas Randika

    Terima kasih telah membuat artikel ini yang notabenenya membantu para pemula yg mau terjun kedunia web seperti saya.

    Saya mau tanya, rencananya saya berminat untuk membuat website yang menyajikan info teknologi . Tapi saya bingung memilih jenis hosting yg tepat di gunakan untuk website saya. Kebetulan saya mau beli hosting di niagahoster

    Kedua. tentang tampilan websitenya nanti apakah penyedia hosting yang menggunakan wordpress sudah memiliko template yang dapat digunakan langsung secara gratis atau kita harus membuatnya sendiri

    Reply
    • Halo Mas Adjie,

      Kalau websitenya masih baru, boleh mulai dari jenis shared hosting terlebih dahulu, karena website baru belum membutuhkan resources yang banyak, apalgi traffic juga masih imut-imut :).

      Sebenarnya WordPress sendiri punya 5.000+ template gratis yang bisa mas download (legal) disini: https://id.wordpress.org/themes/ jadi saya kira mas tidak akan kesulitan untuk menemukan tema yang sesuai dengan kebutuhan nantinya.

      Kalaupun butuh kustomisasi yang agak spesifik, mas bisa gunakan plugin page builder, seperti Page Builder by SiteOrigin untuk membangun halaman website yang komprehensif: membuat slider, form, mengatur warna, membuat button, gallery photo, dll dalam satu plugin tanpa menyentuh coding sama sekali.

      Reply
  95. Pak mau tanya saya mau bikin web travel target merket tamu diluar indonesia saya bingung harus pakai hosting indonesia atau luar ya

    Reply
  96. Sial, saya telat baca ini.
    Malah beli ke rumahweb, down mulu.
    Duitnya pake cash perusahaan lagi.
    Apes, siap-siap kena semprot deh.

    Reply
    • Sayang sekali Mas Rizal, karena Rumahweb juga tidak memberikan garansi pengembalian uang, jadi kalau sudah dibeli tidak bisa di cancel dengan alasan apapun.

      Reply
  97. Halo Mas Randika.. Terima kasih banyak atas reviewnya. Sangat bermanfaat sekali. Sy rencana ingin buat web ecommerce utk produk fashion, traffic bs dr customer retail n reseller baik secara organik ataupun dgn ads. Kalo boleh minta saran, Utk Web ecommerce bagusnya pake shared hosting atau VPS ya? Atau malah dedicated server?Terima kasih sebelumnya atas sarannya.

    Reply
    • Halo Mas Danu.

      Sebenarnya shared hosting tidak bisa dijadikan pilihan terbaik buat website eCommerce, karena dalam website eCommerce ada transaksi yang dilakukan secara online, maka ketika website ditempatkan di shared hosting (berbagi dalam server yang sama dengan website-website lainnya), akan lebih rentan terhadap hacking/peretasan. Jadi, saya tidak menyarankan shared hosting untuk web eCommerce dengan alasan keamanan.

      Namun menurut saya, shared hosting boleh dipertimbangkan untuk web eCommerce hanya ketika mas membuat website eCommerce dengan tujuan untuk menguji prototipe web eCommerce mas saja sebelum mereleasenya dalam bentuk yang asli. Artinya, hanya untuk tujuan pengetesan saja dimana tidak ada transaksi online secara real disana.

      Saran saya sebaiknya pelan-pelan dulu saja, tidak perlu langsung sewa dedicated server. Jika masnya membangun web eCommerce menggunakan WordPress, maka pilih Managed WordPress hosting, jika non-WordPress, boleh mempertimbangkan Managed Cloud Hosting Service. Biayaya memang jauh lebih mahal dari shared hosting, but trust me, ini akan jauh lebih menguntungkan untuk bisnis mas kedepannya.

      Kalau butuh bantuan dalam memilih provider terbaik untuk managed VPS silahkan kontak saya langsung via email ya 🙂

      Reply
  98. halo mas Randika, sy tertarik dgn review-nya yg sangat membantu ini, apakah kupon penasihathosting nya masih berlaku? sy lihat di niagahoster-nya sudah ada diskon utk pengambilan min 1 thn nya, apakah akan di diskon lg dgn pemakaian kupon dr mas Randika, atau engga? makasi, mas…salam sukses terus 🙂

    Reply
    • Halo Beth. Kuponnya masih akan terus berlaku kok. Ini tambahan diskon, jadi misal diskon di Niagahoster 30%, maka dengan menggunakan kupon ini akan ditambahkan 10% diskonnya menjadi 40%. Cukup diaplikasikan pada saat chekout saja. Sukses terus juga buat kamu ya 🙂

      Kalau ada kendala, boleh kontak saya langsung di: randi[at]penasihathosting[dot]com

      P/S: Kode promonya hanya untuk pengguna/akun baru untuk order pertama saja. Jika sudah pernah order hosting Niagahoster sebelumnya, maka kode promonya tidak bisa digunakan kembali.

      Reply
      • ups maksud saya, web hosting mana yg bisa support server side-scripting selain php? ex: python(django), ruby(rails), js(node.js), terus database selain mysql? ex: redis, memcached?, web server selain apache? ex: nginx?

      • Well, disini kita sedang membahas shared hosting pak. Kalau Anda mau install ini itu, saran terbaik saya sebaiknya pilih unmanaged VPS, karena di shared hosting ada keterbatasan. Kita tidak bisa install aplikasi lain selain yang memang sudah tertanam di server. Boleh mulai dari memilih penyedia hosting yang sudah support web server Nginx.

        Faktanya, hampir semua layanan shared hosting itu menggunakan cPanel sebagai control panelnya dan tidak mungkin menggunakan web server Nginx, karena cPanel tidak support Nginx. Namun, saat ini memang ada beberapa penyedia hosting seperti Bluehost yang menggunakan web server Apache dan Nginx secara bersamaan pada layanan shared hostingnya, Nginx untuk file yang bersifat static dan Apache untuk file yang bersifat dynamic, tapi saya belum menemukan konfigurasi server yang seperti itu pada hosting lokal.

    • Halo Demmy,

      Untuk hosting DomaiNesia minimal Super 2GB telah mendukung Node.js, Python, Ruby. Namun aksesnya terbatas karena bukan sebagai root. Selain itu juga telah mendukung fitur memcached (minimal hosting Super 2GB ke atas). Bisa diaktifkan melalui menu memcached yang tersedia di cPanel kemudian hubungkan app-nya ke unixsock dari service memcached.

      Apabila kesulitan DomaiNesia menyediakan panduan terkait fitur-fitur tersebut yang dapat dilihat di https://www.domainesia.com/panduan/. Selain itu DomaiNesia juga menyediakan demo cPanel yang bisa diakses di https://dnva.me/democpanel/.

      Semoga jawabannya bisa membantu ya, terima kasih

      Reply
  99. bagus sekali sangat lengkap.

    oh ya mas mau tanya, kalau saya menggunakan wordpress hosting lalu pengunjung semakin banyak. itu kan di sarankan untuk upgrade, nah ada yg bilang pakai vps.

    menurut mas Randika itu gimana ? lebih baik upgrade ke vps atau upgrade wordpress hosting nya ? dan kalau ke vps, apakah artikel dan data data lainnya akan aman ?

    untuk berjaga jaga dalam situasi seperti ini, lebih bak domainesia atau niagahoster ?

    terimakasih sebelumnya

    Reply
    • Saran saya langsung di upgrade ke VPS hosting saja ketika shared hosting sudah tidak lagi mampu menampung kebutuhan website mas. Semua artikel di WordPress nanti akan aman, tidak akan ada yang hilang.

      Baik DomaiNesia atau Niagahoster sama-sama bagus, tapi saya belum tau apakah mereka berdua bisa bantu pindahkan file website mas ke VPS mereka secara gratis/tidak atau kita yang harus pindahkan sendiri.

      Kalau butuh bantuan mengenai VPS hosting, boleh kontak saya langsung via email ya 🙂

      Reply
      • oh gitu ya, saya suka dengan responnya sangat baik. semoga makin maju mas…

  100. Luar biasa mas artikelnya, dan terimakasih banyak, saya sudah gunakan kuponnya, Alhamdulillah lumayan lah?

    Oh iya saya boleh minta rekomendasi tema wordpress yang ringan untuk bisnis mas?

    Dan kalau boleh tau, Mas pake tema apa ya??

    Hatur nuhun ya mas???

    Reply
  101. Luar Biasa, bagus sekali artikelnya.
    Sangat membantu buat newbie seperti saya.
    Saya baca 70% comments di sini dan saya lihat pak randika meluangkan waktu untuk memberikan jawaban pada pertanyaaan, bahkan menawarkan bantuan. Hehe saya kagum.
    Sukses terus buat pak randika!
    Keep up the good work!

    Reply
  102. Saya punya rencana untuk membuat sebuah web tempat download yg nantinya jika ada pengunjung mau mendownload file akan dialihkan ke drive google, media fire, uptobox dsb. Saya ingin meminta pendapatnya kak :
    1. Lebih baik menyewa hosting atau mengkustom domain dari blogspot ke .com untuk web seperti itu ?
    2. Apa kekurangan & keunggulan dari custom domain yg hostingnya sudah disediakan free dari google jika dibandingkan dengan sewa hosting berbayar ? Saya belum menemukan artikel yg menjelaskan point nomor 2 ini.
    Terimakasih kak.

    Reply
  103. Maaf oot mas,

    Saya mau pindahin blog dari blogger ke WordPress pake hosting, kira-kira URL nya bisa dirubah ngga ya.

    Misalnya:
    domain.com/2018/06/penasihat-hosting.html
    jadi:
    domain.com/penasihat-hotsing

    Kalau bisa kira-kira berpengaruh ke trafik ngga ya?
    Terimakasih.

    Reply
    • Ok, pertama: yang OOT lain kali tidak saya balas ya. Kontak saja langsung via email ke randi(at)penasihathosting(dot)com buat pertanyaan diluar topik 🙂

      Saya pikir akan anjlok trafficnya karena ganti URL, tapi pastikan di 301 redirect saja ya dari old url ke new url setelah ganti permalink di WordPress. Mungkin anjloknya sementara waktu, tapi bisa juga tidak berpengaruh, saya tidak yakin 100% karena belum pernah mencoba.

      Reply
  104. Man Randika,
    Keren banget tulisan. Sangat membantu. makasi ya. Mau tanya mas, kalau reseller hosting masih menguntungkan nga di tengah2 persaingan hosting yang sangat ketat saat ini? Ada rekomendasi reseller hosting?

    Reply
    • Mas Made, maaf saya tidak punya rekomendasi reseller hosting yang bagus, belum pernah coba soalnya jadi tidak berani kasih saran. Kalau soal menguntungkan/tidaknya si pasti bisa menguntungkan dong, asal bagus aja salesnya 😛 Saya bukan pemain jadi tidak tahu bagaimana petanya 🙂 Good luck ya!

      Reply
  105. Makasih nih penjelasannya, banyak info yang bisa buat pertimbangan saya setelah dikecewakan hosting milik kawan sendiri sudah waktunya Cari yang memang profesional.
    Jangan di klik website saya pasti down soalnya memang begitu deh karena masalah pertemanan segala urusan dianggap sepele lebih yakin ke hosting yang profesional.

    Reply
  106. Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk melakukan review penyedia hosting dan saran-saran beserta penjelasannya sangat membantu pemula seperti saya. Mantap!

    Reply
  107. terimakasih banyak telah membuat data seakurat ini.

    saya jadi tertarik pindah hosting. namun saya meminta saran sebelumnya.

    saya ini menggunakan wordpress dan plugin elementor sebagai page builder. saya dulu tidak sadar kalau penggunaan elementor membuat web page saya menjadi rata-rata 2mb ukurannya. karena sya sudah terlanjur memakai elementor disemua artikel. tentu akan memakan waktu lama untuk membetulkannya.

    dan saya saat ini menggunakan hosting yang biasa saja.

    tolong beri saya saran, jenis hosting apa yang cocok untuk kendala saya.

    terimakasih

    Reply
    • Halo mas Wildan. Faktanya penggunaan page builder seperti Elementor, Beaver, Thrive, dsb memang memberatkan halaman, karena page builder load byk variables dari database.
      Sebagai contoh website mas yang WilEnglish.com ya? Saya cek JS dan CSS nya sekitar 800kb an > itu saja sudah berat.

      ini bukan persoalan hosting si mas, tapi lebih ke konten di dalam website.
      Sebagai perbandingan saya juga menggunakan page builder Thrive Architect di halaman ini, tapi setelah dioptimasi menjadi sekitar 300kb an. Boleh dibaca lagi panduan saya tentang cara mempercepat loading website.

      Oia, saya cek websitenya belum aktif Gzip Compressionnya, apa ada kendala ketika memasukkan code ke file .htaccess nya mas? Mungkin saya bisa bantu, kontak saja ya via email.

      Untuk hosting, mas bisa pilih yang saya rekomendasikan disini seperti DomaiNesia atau Niagahoster. ATAU jika mas punya budget lebih, kenapa tidak coba upgrade ke VPS saja?

      Sekali lagi, kalau urusan hosting ini prioritas si mas, jangan pilih yang biasa2 saja, harus yang bagus, karena untuk bisnis kan? 🙂

      Reply
      • Terimakasih mas sudah merespon. dan terimakasih sudah mau membantu kendala saya.

        betul wilenglish.com itu adalah web saya. saya juga sudah cek di gtmetrix dan hasilnya membuat saya galau hehe.

        tapi kemarin sudah saya otak-atik dengan mendisable beberapa plugin salah satunya plugin share to medsos.

        dan kini Alhamdulillah. tidak lebih dari 1.5 mb. yaa walau turunnya ga gede-gede amat.

        untuk urusan gzip. ntah sudah berapa artikel saya baca dan praktekan artikel lokal maupun luar. tapi terus gagal, dan saya rasa karena memang hosting saya gunakan tidak bisa untuk gzip.

        betul sekali mas mending yang bagus sekalian yaa hostingnya hehe.

        rencana minggu ini ingin ganti hosting. dan kalo ada kendala tentang gzip, saya baru menghubungi mas lagi

      • lumayan itu mas, turun 25% size halamannya dan masih bisa dioptimasi lagi dengan Gzip Compression.
        Okay,kontak saya saja via email kalau masih ada kendala 🙂
        Good luck!

  108. Saya pengguna blogger, ingin juga migrasi ke wordpress menggunakan shared hosting, yang saya bingung cuman templatenya saja 😀

    Oh iya, di ataskan penyedia hosting Indonesia, kalau untuk penyedia hosting dari luar, apa ada saran?

    Saya sih cari yang loadingnya cepet sama up timenya yang tinggi.

    Reply
  109. Siang mas,
    Terimakasih infonya sangat bermanfaat. Apalagi untuk saya yg sedang bingung mencari hosting dan blm berpengalaman.

    Sedikit bertanya, Saya punya blog di blogger. Pengunjung rata2 250 – 450 perhari. Kalau saya menggunakan paket domain murah, seharga 105.000/tahun apakah brandwitenya cukup ?.

    Dan apakah 105.000 itu juga berlaku untuk tahun ke 2 dan seterusnya ? Terimakasih

    Reply
    • Halo.
      Jadi kamu mau custom domain saja dan tetap menggunakan blogger?
      Kalau gitu kamu ndak perlu beli hosting, cukup domain saja. Domain tidak ada hubungannya dengan bandwidth, karena domain itu hanya sekedar alamat saja. Soal harga perpanjangan domain tergantung dari kebijakan masing2 provider, tapi biasanya sekitar 100-150rb untuk domain berekstensi umum seperti .com, .net, dsb..

      Reply
      • Hehehe… ya itu yg saya bingungkan
        Karena saya blm mengerti betul .
        Saya fikir membeli domain nama itu satu paket dengan hosting.
        Ternyata enggak ya ?,
        Maaf masih newbie… jadi belum banyak tau

        Kalau kita pakai hosting bedanya apa ya mas dengan menggunakan blogger biasa ?
        Makasih, mohon pencerahan

      • Bedanya di blogger/blogspot itu hostingnya sudah gratis dari Google, sedangkan hosting sendiri berbayar 🙂
        Mungkin kamu boleh mempelajari tentang web hosting di halaman ini: https://harunstudio.com/web-hosting/ supaya mendapatkan pemahaman yang kuat tentang apa itu hosting, domain, website, dsb..

    • Halo Mbak Ajeng. Kami disini sudah me-manage server sendiri :), tidak lagi menggunakan shared hosting yang dikelola oleh penyedia hosting, tapi untuk pemula saya tidak menyarankannya karena manage server sendiri membutuhkan pengetahuan khusus. Jadi, buat yang tidak mau ribet mengurus server dan hanya mau fokus mengelola website saja, sebaiknya menggunakan shared hosting dari penyedia yang saya rekomendasikan disini.

      Reply
      • Halo Pak Randika
        saya punya beberapa pertanyaan yang belum saya mengerti :

        1.Apakah kalau kita sudah membeli hosting dan domain kita harus tetap harus membuat web dengan bahasa html,css,javascript,php dan sebagainya ? Kalau ya /tidak bisakah mas menjelaskannya lebih lanjut

        2.Bagimana cara mas me-manage server sendiri apakah itu bisa ? Bukankah Server harus tetap on 24/7

        3.Apakah kita bisa membuat Hosting atau Domain sendiri
        Tanpa Harus membeliny ?

        Mohon Pencerahannya Mas Terimakasih

      • Halo Pak Abraham,

        Saya sangat menyarankan Bpk membaca panduan web hosting yang telah saya tulis lengkap disini: https://harunstudio.com/web-hosting/ agar mendapatkan pemahaman yang kuat tentang web hosting, domain dan website. Semua pertanyaan Bpk tersebut ada jawabannya disana. Saya tidak bisa jawab dikolom komentar ini karena nanti bisa jadi sebuah artikel tersendiri saking panjangnya 🙂

  110. halo mas randika.
    saya sangat baru dalam dunia web development begitu juga dengan web hosting. apakah dalam memilih web hosting harus mempertimbangkan bahasa pemograman yang kita gunakan untuk membuat web tersebut?

    Reply
    • Jangan khawatir, apapun bahasa pemograman yang mas gunakan pasti mendukung kok. Ngomong-ngomong, mas sudah tahu mau bangun website menggunakan apa?

      Reply
  111. Salam kenal, Mas Randika…
    Kalau supaya website kita cepat loading nya pas diakses dari sebagian kota besar di dunia tu gimana ya? Ada yg sebut pakai CDN tp sy kurang jelas mksdnya. Apakah sy harus cari hosting yg support CDN?

    Reply
  112. mas randika, saya rencana ingin buat 3 company profile buat usaha kecil2an. oia jadi saya ambil 3 paket (contoh paket bayi di niaga hoster) atau cukup 1 hosting trus 3 domain

    sebelumnya terima kasih untuk nasihat review hosting..
    jadi tau mana webhosting yang terbaik.

    Reply
    • Mas Moreno, cukup ambil 1 paket hosting saja minimal paket Pelajar – mas bisa tempatkan 10 domain atau 10 website didalamnya 🙂

      Reply
  113. Gan, dari 7 web hosting itu mana aja yang sudah pakai server litespeed enterprise ya? karea saya butuh buat pasang plugin litespeed cache. Trus mana aja yang cpanel nya sudah ada SEO seperti attracta. thx.

    Reply
    • Saya belum tanyakan ke semua web hoster diatas, tapi kebanyakan mereka menggunakan apache + Litespeed API. Saya tidak tahu mengapa Anda menginginkan tools SEO di cPanel seperti Attracta, sepengalaman saya tools2 SEO seperti ini tidak banyak membantu. Jika Anda menggunakan CMS WordPress, plugin YOAST SEO sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan SEO ON page Anda.

      Reply
  114. Hallo Mas Randika

    Kalau untuk paket Personal di Niagahoster tertera Disk Space : Unlimited, apa itu benar unlimited atau bagaimana?. Kalau bukan unlimited berapa disk space yang di dapatkan?
    Mohon bimbingannya

    Reply
    • Halo Mas Putu.

      Sepengetahuan saya, pada dasarnya dimanapun tidak ada yang benar-benar unlimited mas, termasuk pada paket Personal Niagahoster. Selalu ada batasan dimana kalau kita menggunakan disk space yang melebihi penggunaan normal bisa saja kena teguran. Tapi saya perlu kasih tau ini, jika Mas berencana menghostkan sebuah web/blog film, download, software dsb yang biasanya menyimpan data yang sangat besar, mungkin sekitar 200GB, 300GB dst.. beberapa hoster termasuk Niagahoster punya terms & condition tertentu yang setau saya tidak diperbolehkan.

      Reply
  115. Halo mas Randika, setelah membaca kok tampaknya obyektif juga.. hehe
    Mau tanya mas, untuk web saya, dan kebetulan saya juga bukan orang yang ahli, ada gk rekomendasi template yg sesuai. Review donk mas web yg saya buat, sepertinya berat, apakah signifikan jika saya pindah hosting seperti yang direkomendasikan diatas ya? Terimakasih mas

    Reply
      • Terimakasih mas randika, saya coba baca dan pahami mas.
        Kemampuan saya masih sangat belum ahli mas, jd jgn berhenti utk share.
        Sebenarnya utk testing kecepatan web direkomendasikan menggunakan apa mas? Karena masih bingung hasilnya kok gk sama. Trims

      • Pakai yang mana saja mau GTMetrix atau Pingdom tidak jauh berbeda kok mas. Dan karena kedua tools tersebut tidak menyediakan test server dari lokasi terdekat (umumnya di US), jadi page load timenya tidak bisa dijadikan patokan. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah request, size halaman, size gambar yang diupload sudah sesuai skala/belum, dsb.. itu semua idealnya harus dioptimisasi, jadi harusnya berkurang jumlahnya setelah mengikuti panduan yang saya tulis tersebut. Kalau ada yang mau ditanyakan soal load halaman boleh kontak saya langsung juga di randi(at)penasihathosting(dot)com.

    • Hmm apa ya, ada banyak sekali si theme yang bagus dan cepat, saya tidak tahu kebutuhannya untuk website tipe apa, tapi untuk kebutuhan blogging ksaya pribadi menyarankan menggunakan Genesis Framework yang juga saya pakai di theme dasar blog ini. Oia, pembahasan ini agak out of topic, mungkin mas nya boleh kontak saya langsung via email di randi(at)penasihathosting(dot)com ya 🙂

      Reply
  116. artikel sangat membantu buat para nubi, dan juga menjadi inspirasi saya milih2 hosting lokal buat bikin artikel juga … salam kenal mas randika 🙂 .. saya juga start ngeblog nih ..

    share lagi yah ilmu2nya sekalian masalah SEO nya lah tipis2 hehe

    Reply
    • Salam kenal juga Mas Moch Akbar.
      Siap, untuk masalah SEO mungkin lain kali di blog dengan niche yang berbeda saya akan bahas 🙂 Btw saya suda berkunjung balik ke blognya mas barusan, rapih, tulisanya juga bagus dan terima kasih ya sudah merekomendasikan blog saya di salah satu tulisan mas, saya senang sekali 🙂

      Reply
  117. Kalau untuk wordpress, minimal hard disk spacenya berapa yah?

    Kalau misalnya saya ambil yang storagenya paling kecil dulu, apakah ketika upgrade akan dikenakan biaya lagi?

    Reply
    • Sebenarnya tergantung dari kebutuhan website Anda, tapi menurut saya untuk website WordPress baru jumlah space 300MB adalah minimal yang perlu Anda ambil, nanti ketika upgrade ke paket yang lebih tinggi tentu saja ada biaya tambahan.

      Reply
  118. Ulasannya bagus-jelas-obyketif,jelas sangat membantu buat pemula seperti saya dalam memilih web hosting terbaik terbatasi budget. Terima kasih pak.

    Reply
  119. Mas, sayakan baru buat website nah website saya harus
    Menggunakan SEO. Ada ngga mas hosting yg menyediakan SEO jg? Mohon bantuannya mas. Terima kasih

    Reply
    • Maksudnya provider hosting yang selain menawarkan hosting jga menyediakan jasa SEO, mas Gondo?
      Saya tidak bisa merekomendasikan salah satu provider hosting, tapi kalau mau menggunakan jasa SEO, mas Gondo bisa cari agency yang memang khusus menangani SEO. Ngomong2, mas Gondo ingin membuat website apa?

      Reply
  120. Apakah paket bayi niagahoster cukup untul website yang baru akan dibuat?
    Artinya baru belajar juga membuat website.
    Mohon infonya.

    Reply
  121. mas mau nanya apakah lokasi server berpengaruh dengan SEO, semisal client saya banyak dieropa apakah saya harus cari server yg lokasinya dieropa, kalo iya ada rekomendasi gak penyedia hosting indonesia yg punya share hosting di eropa..trims

    Reply
  122. Mas, boleh nanya ?
    Dalam paket kan domain namenya gratis. Nanti misal kita mau pindah hosting, hal ini masalah/ tidak?
    Thx

    Reply
    • Tidak masalah kok pak.
      Kalau mau pindah hosting nanti domainnya bisa di transfer juga, prosesnya transferya memang cukup lama, biasanya paling lama itu dalam 10 hari kerja.
      Jadi, kalao bpk dikemudian hari ingin pindah hosting usahakan pindahnya sebelum jatuh tempo minimal 11 hari biar aman.

      Reply
  123. Mantap gan. Boleh tahu kah, itu kok bisa tiba2 muncul nilai / rating itu apakah rating pribadi? Terus kapan terakhir data tersebut diupdate? Makasih infonya bos 🙂

    Reply
    • Sepertinya kamu tidak membaca dengan detail ya.
      Rating disini berdasarkan pengalaman pribadi dan data terakhir diupdate 1 Mei 2017 (Update setiap bulannya).

      Reply
  124. Sangat bermanfaat, bahkan bagi saya yang seorang Blogger ini, cara penulis menyajikan tulisannya disini menjadi contoh yang baik untuk saya 🙂

    Reply
  125. Saya baru belajar, membaca keterangan diatas jujur belum sepenuhnya mudeng, yang membuat hati senang adalah, hosting pilihan saya termasuk referensi no 1, itu saja sudah cukup menyenangkan hati saya, salam kenal belum bisa komen yang bahasanya IT banget, tolong di maklum.

    Reply
  126. Kebetulan saya juga menggunakan salah satu web hosting terbaik diatas, tapi setelah baca review ini, jadi ingin coba yang lain.. mungkin yang lebih baik.

    BTW, mas Randika bagus sekali review dan panduan ini. Lengkap dan bagus, saya belajar banyak dari mas Randika.

    Terima kasih.

    Reply
  127. Halo mas Randika

    Puas Saya membaca artikel ini. Rasanya panduan ini begitu lengkap dan banyak memberi manfaat untuk pembaca serta Saya yang masih newbie ini.

    Keren banget..

    Reply
      • oot
        Mau nanya mas. Saya baru belajar pemrograman web dan menulis artikel. Yang efektif mana ya? Pilih blogger, wordpress.org, wordpress.com, shared hosting atau 2 hosting rekomendasi diatas?
        Atau adakah hosting yg gratis? Jika ada, bedanya apa sama yg berbayar?
        Lalu, yang mana pilihan terbaik utk pemula seperti saya?

        Maaf bnyk bngt pertanyaannya, haus ilmu ?
        Semoga tdk merepotkan. Hehe..

      • yang OOT lain kali tidak saya balas ya. Kontak saja langsung via email ke randi(at)penasihathosting(dot)com buat pertanyaan diluar topik.
        Saran saya langsung saja pakai WordPress.org, sewa hosting dari paket termurah juga tidak masalah kok kalau tujuanya hanya untuk belajar dan menulis (bukan untuk tujuan bisnis). Kalau ada budget cukup jangan pakai yang gratis, yang gratis banyak kurangnya. Mulai dari server yang sering down, page load time lambat, fiturnya sangat terbats, resources terbatas. Kalau memang terbatas budget pilih DomaiNesia saja paket Lite. Mereka menawarkan web hosting murah tapi dengan resources yang cukup memadai untuk membangun blog baru.