Shared Hosting Luar Negeri Terbaik

/ Hosting Reviewer

Last Updated:

/ 85 Komentar

Sebelumnya, kami telah meneliti selama lebih dari 3 tahun provider hosting luar negeri seperti SiteGround, A2 Hosting dan FastComet. Tetapi, pada tanggal 30 Juni 2022 kami menghentikan proyek ini, karena kami kekurangan support (baca: dana) untuk meneruskannya.

Jadi, saya hapus hasil penelitian sebelumnya di halaman ini dan menggantinya dengan pengumuman ini, karena memang hasil penelitian sebelumnya tidak lagi bisa dijadikan acuan sebagai bahan pertimbangan Anda dalam memilih hosting terbaik untuk website Anda.

Atas keterbatasan ini, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pembaca.

Tertanda,
Willya Randika / Hosting Reviewer

Tinggalkan Komentar

85 Komentar

  1. Hai kak,
    Aku mau pindah hosting dari hostpapa baiknya pindah ke mana ya yang lebih murah dan bagus supportnya, kita perusahaan start up market pasar kita orang bule yang ada di Indonesia, soalnya aku ini awam banget kira2 mana yg bagus ya kak, in motion, bluehost atau hostinger? atau ada pilihan lain kak? terimakasih banyak.

    Reply
    • Yang lebih murah banyak. Provider hosting lokal rata-rata lebih murah dari HostPapa.
      Sudah coba baca panduan hosting terbaik di halaman depan belum? Kalau belum, sebaiknya dibaca terlebih dahulu. Ini linknya: https://harunstudio.com

      Reply
  2. Halo Mas. Saya ingin buat blog target luar negeri. Tapi saya bingung harus pilih server Indonesia atau luar negeri. Karena saya baca-baca artikel, kalau blog target luar negeri (seluruh dunia) tapi server hosting di Indonesia, maka loading akan memakan waktu. Apakah benar begitu.

    Nah, jika misal saya pilih server luar (Singapura) misalnya, apakah loadingnya bisa lebih cepat. Saya masih awam akan hal ini. Terima kasih.

    Reply
    • Iya benar begitu.
      Saran saya pilih server di US saya dan nanti websitenya dipakaikan CDN agar lebih cepat load time nya di akses dari seluruh dunia.

      Reply
    • Dari research saya NameHero bagus, sayangnya mereka belum punya server di Asia. Jika mas mungkin sedang mencari alternatif shared hosting seperti SiteGround, A2Hosting dan sebagainya.. NameHero patut untuk dipertimbangkan. Alternatif lainnya, bisa lihat MechanicWeb.com.

      Reply
  3. Mz… tadi saya sempet baca per tanggal 21 nov 2020 sideground memberhentikan layanannya khususnya di Indonesia, bagaimana ni mz klw saya saya sudah terlanjur sewa di hosting tersebut?….
    Biasanya bisa live chat untuk tanya2 ni sekarang gak ada mz di layanan hosting tersebut…. mohon sarannya mz… apakah saya harus pindah hosting?….
    Trimakasih

    Reply
      • Expired pada Desember 2021, trus mengenail menu live chat tu sudah tidak ada mz otomatis tidak ada layanan live chat support padahal sebelumnya ada mz… malah pelayanannya baik bwanget fastrespon jadi klw butuh bantuan langsung ditangani website tersebut. Trus klw sudah bgini gimana mz?… krna sempet down jga sich gak secepat kemaren2 loading website saya… jadi saya masuk ke siteground.com untuk minta bantuan ternyta sudah gak ada… saya aktifin DNSnya malah eror website saya gak bisa….

      • Menu live chat dan tiket masih ada kok. Mbak bisa akses melalui halaman ini: https://my.siteground.com/support/contact (log in terlebih dahulu).
        Maksudnya adalah mereka tidak menerima order hosting baru dari client baru asal Indonesia, tetapi client lama masih bisa renew atau order hosting baru di SiteGround dan masih di layani untuk support nya.

        Saya juga salah paham awalnya, tetapi sudah konfirmasi dengan menanyakan nya langsung melalui tiket barusan:

        Itu sebab nya, saya tidak bisa merekomendasikan SiteGround kembali kepada customer baru.

  4. mohon saran. saya ingin membuat website company profile yang target market saya adalah usa, eropa, dan timur tengah. saran dari admin saya harus pilih hosting apa? dan apakah berpengaruh hosting di indonesia dengan hosting dr luar negri utk segmentasi target market?

    Reply
    • Saran saya pilih hosting dengan lokasi server di US, kemudian mas bisa menggunakan CDN agar load time website mas lebih cepat di akses dari beberapa region yang mas sebutkan. Yang sangat berpengaruh adalah lokasi server, jadi walaupun mas pilih provider Indonesia, asalkan mereka menyediakan server di luar, seperti US, maka tidak mengapa. Tapi, saya belum review kualitas server luar negeri yang dikelola oleh provider lokal, jadi yang bisa saya sarankan saat ini adalah SiteGround dan A2 Hosting.

      Reply
  5. Oh iya mz… minta saran dong sesuai penhalamannya mz willya… untuk server eropa yang bagus mana ya mz… kan klw asia tu singapura mz… klw eropa mana yg terbaik ya mz?….

    Reply
  6. Mz… saya mau tanya… saya sudah pake siteground untuk website saya… saya pilih asia… bagaimana klw saya ingin pengunjung saya dari eropa mz?… jadi pindah servernya gtu ke eropa apa yg harus saya lakukan?….

    Maf saya pemula mz…

    Reply
  7. Saya buat website untuk traffic US UK Eropa Asia juga. Nah di pilhan data center di siteground harus saya pilih yg mana mas ? Mohon pencerahannya . soalnya saya pemula .

    Reply
    • Pertama, tentukan di mana yang paling dominan atau paling banyak visitornya, misal paling banyak di US, berarti pilih lokasi server di US.
      Kemudian, install CDN di website mas, seperti Cloudflare agar juga bisa diakses lebih cepat di region lainnya.

      Reply
  8. Hostinger kenapa ga masuk mas ? Saya baca sebuah review termasuk yg murah dan performanya juga cukup. Btw saya sedang menyoroti Magento buat ecommerce, tp rencananya grow up. Any advice?

    Reply
    • Murah, tapi performanya belum tahu bagus atau tidak. Lagipula ketika order tidak bisa memilih lokasi server.
      Saran saya SiteGround atau kalau mau lebih bagus lagi performanya, pilih Cloudways.

      Reply
  9. Terimakasih infonya, Lebih bagus lagi jika dibahas juga untuk size inodesnya pak, pengalaman menggunakan siteground selalu mentok max inodesnya walau space masih banyak, entah karena inodes di siteground kecil, atau memang rata-rata hosting luar seperti itu

    Reply
  10. mas saya mau tanya, saya mau beli A2 hosting, apakah jangan recommended? Dan untuk server nya kok ada yang Michigan dan Arizona bagusnya yang mana ya mas untuk pemilihan servernya, target saya pengunjung luar negri US. makasih mas

    Reply
  11. Mas Willya, yg ehost kenapa masih dimuat jika memang sudah offline?

    Kalau boleh request, coba juga review hosting namecheap shared (atau easywp, layanan namecheap untuk wordpress versi managed). Saya lihat jarang orang/blog/web Indonesia yg review hosting tsb terutama yg easywp. Padahal untuk domain saya duga sih banyak yg pakai namecheap.

    Juga review wordpress versi .com, saat ini saya pakai wordpress dotcom untuk website utama saya. Meski menurut saya bagus dan sesuai kebutuhan saya, tapi penasaran juga kalau dibandingkan dengan layanan hosting2 shared yang ada di sini.

    Tapi itu hanya penasaran saya saja, terlepas dari itu website mas Willya telah menjadi salah satu pertimbangan saya jg untuk memilih hosting Indonesia untuk web saya yg lain.

    Terima kasih atas review di web ini.

    Reply
  12. Halo, saya ingin tanya.
    1. Apakah ada perbedaan antara ambil hosting di luar negeri seperti (Siteground/A2 Hosting) dengan di dalam negeri.
    2. Lalu jika saya punya 3 Domain, sebaiknya Hosting apa yang saya pakai? (1 Domain saya saat ini memiliki rata-rata pengunjung 75K per bulan, 2 lagi masih dalam pengembangan)
    3. Jadi Hosting apa yang kira-kira sebaiknya dipakai dan dikembangkan jika nanti 2 Domain lainnya sudah tinggi juga pengunjungnya.
    Terima kasih

    Reply
    • Halo mas Niko,
      Saran saya jika website mas rata-rata traffic nya sudah 75k per bulan, mas HARUS dan WAJIB upgrade paket hosting ke VPS.
      Mungkin masnya bisa email saya langsung di randi(at)harunstudio.com, nanti saya bisa bantu carikan hosting sesuai kebutuhan dan budget mas.

      Reply
  13. Katanya, meski hosting di singapore, tapi MENG-AKTIFKAN CLOUDFLARE, sama aja kayak memindahkan server ke Amerika (jadi jauh, ms/loadtime meningkat). Apa benar begitu, mas Wilya?

    Reply
    • Maksudnya adalah IP Adress website kita saja yang pindah pak menjadi IP Address Amerika. Tapi kalau ms/load time meningkat itu tidak benar, sebab pengunjung yang datang nantinya tetap akan di serve dari server terdekat. Misalnya, ada pengunjung website Bpk dari Indonesia masuk, nanti akan dilayani dari server CloudFlare yang dari Singapore, begitu juga ketika ada pengunjung dari Amerika datang, maka akan dilayani dari server yang di Amerika. Intinya akan di layani dari server terdekat. Beginilah secara singkat cara CDN bekerja.

      Reply
  14. Assalamu’alaikum mas Willya.
    Saya mau bertanya.
    Saya sudah membuat website yang berbasis video conference, trus beli hosting lokal kok down terus. Kira-kira hosting luar yang cocok untuk video conference apa mas?
    Terimakasih.
    Wassalam.

    Reply
    • Wa’alaykumsalam mas Oji.
      Jika mas ada budget lebih, bisa mempertimbangkan untuk menggunakan VPS seperti di DO atau Vultr (untuk pilihan unamanged),
      Atau Cloudways (untuk managed hosting).
      Atau WPX Hosting dan KINSTA (untuk managed WordPress hosting).

      Jika terbatas budget, saya rasa Siteground sudah cukup kuat.

      Reply
  15. Mas, saya mau tanya. saya mau pindah hosting ke siteground. karena hosting sekarang yang saya gunakan sangat lemot, untuk ukuran shared host. Pilihan saya di siteground, namun kawan saya merekomendasikan di hawckhost. yang ingin saya tanya pernah review hosting hacwkhost ngga mas menegenai uptime dan kehandalan server dari perusahaan hawckhost. Terimakasih atas jawabannya.

    Reply
    • Maaf, tidak pernah mas. Saya pernah pakai hosting di Hawkhost, tapi belum pernah monitoring performance nya.

      Reply
  16. Mas saya ingin beli hosting untuk web internasional.hosting apa yg performanya bagus dan terbaik.agar pengunjung saya dari seruluh dunia mudah mengakses nya?

    Reply
  17. Salam mas Willya,

    Mau konsultasi, saya rencana mau sewa hosting di A2 Hosting krn saya lihat cukup baik melalui info review mas Willya.

    pertanyaan saya adalah apakah berpengaruh dalam hal kecepatan akses pembaca blog saya ke website saya nantinya. 90% pengujung blog saya dari indonesia. Soalnya A2 hosting ini adanya di Amerika, klu tidak salah.

    Makasih.

    Reply
    • Salam mas Subhan,

      Untungnya si A2 Hosting menyediakan server yang berlokasi di Singapore mas, jadi tidak terlalu berpengaruh kok karena jarak Singapore dan Indonesia juga dekat. Dan kebetulan Penasihat Hosting lokasi servernya juga berada di SG.

      Reply
  18. Salam kenal.
    Selamat sore mas Willya, terimakasih pencerahannya yang semakin membuka mata saya sebagai pemula dengan semakin banyaknya yang belum saya ketahui mengenai web design, Saya sedang coba membuat online web store/ Reseller menggunakan fasilitas gratis yang disediakan wix.com, kemudian saya disarankan untuk menghubungkannya ke domain saya ( yang belum saya miliki ) yang dapat juga membelinya di wix.com dengan harga yang cukup mahal buat saya yang betul betul mau memulai/ pemula.
    Setelah tanya satu dua teman yang ( sedikit ) mengerti mengenai web, ada yang menyarankan saya untuk menyewa web hosting dan ada yang menyarankan untuk sekalian menyewa VPS dengan alasan kalau nyewa web hosting seperti sewa tempat kos tapi kalau sewa VPS seperti sewa tanah kosong yang kita bebas membuat apapun didalamnya.
    Untuk itu saya mohon saran mas Willya, apa yang mesti saya pilih untuk memudahkan usaha saya yang baru mau dimulai ini.
    Apakah sewa hosting/ VPS sudah termasuk Domain ?
    Bagaimana dengan Fasilitas VPS gratis yang disediakan Google Cloud ? Cukup baguskah untuk dicoba sebagai pemula ?
    Terima kasih atas sarannya.
    Salam

    Etten JH.

    Reply
    • Salam kenal mas Etten, untuk pemula saran saya mulai dari shared hosting terlebih dahulu, apalagi mas mau membuat website baru yang sebenarnya belum membutuhkan resources yang besar. Soal domain, ini harganya murah kok, harganya tergantung provider yang mas pilih, mulai dari 99rb – 150rb per tahunnya. Namun saat ini sudah banyak juga hosting yang menawarkan paket hosting include free domain. Selengkapnya mas bisa baca di https://harunstudio.com/

      Kalau Google Cloud saya belum pernah mencobanya, jadi saya tidak tahu, mas bisa tanyakan ke ahlinya dalam hal ini.

      Reply
  19. Salam mas….
    Saya beli hosting di siteground dan domain idwebhost kemudian di siteground dapat free cloudflare, sudah saya cek di cloudflare bahwasannya domain saya sudah aktif mas… Tapi nameserver domain saya masih ada nameserver dari siteground trus dari cloudflare saya tidak dapat nameserver kan biasanya dapat mas misalnya xxx.ns1.cloudflare.com tu kan diletakkan di domain kita ya mas nah ni maslahnya saya tidak dapat nameserver dari cloudflare. Apa karna terhubung atau masuk dipelayanan siteground yang free cloudflare tu mas?… Krna saya berlangganan yang GrowBig mas…

    Trimaksih… Mhon bimbingannya mas

    Reply
    • Salam, coba ditanyakan langsung ke CS nya Siteground langsung mas, apakah sudah otomatis aktif atau harus diintegrasikan secara manual. Karena saya disini juga tidak bisa bantu cek, tidak tahu alamat domainnya.

      Reply
  20. Salam mas,
    Mas kalau Saya beli hosting siteground dan domain di niagahoster, Saya mau fokus blog Ingres, bagus ndak mas??? Domain lumayan jg harga di siteground , thank mas

    Reply
    • Salam mas, saya engga ngerti apa itu blog Ingres mas. Tapi domain di Niagahoster dan hosting di Siteground ini bisa kok, nanti diarahkan saja nameserver domainnya ke NS Siteground.

      Reply
  21. saya sudah beralih hosting ke Siteground setelah transfer itu saya masih menggunakan WordPress yang lama otomatis yang terdaftar di Siteground WordPress yang lama itu mz, kemudian saya masuk ke admin wordpress disarankan untuk update wordpres 5.0 itu bagaimana mz apakah berpengaruh ke hosting saya yang di Siteground?

    Reply
    • Saya kurang paham maksud menggunakan WordPress yang lama, tetapi kalau hanya update WordPress ke 5.0 tidak akan berpengaruh kok, pastikan saja demi keamanan website mas Sodikin di backup dulu sebelum update.

      Reply
      • Sebelum transfer website mz… wordpress 4.9.9 yg saya pake trus saya transfer website ke siteground otomatis wordpress 4.9.9 yg waktu di backup tu mz… trus saya update wordpresa 5.0.1 pengaruh gak mz dengan siteground saya?…

        Antara wordpress yg lama (versi 4.9.9) dengan worpress 5.0.1

      • Mz… saya mau tanya lagi mz… ini saya kan sudah pindah ke siteground (Growbig termasuk free cloudflare) pertanyaan saya mz… apakah saya harus masuk ke cloudflare trus add site seperti biasanya mz ketika tergabung ke cloudflare yg nantix akan mendapatkan NS cloudflare

        Tadinya saya mendapatkan email bahwasannya website saya sudah aktif cloudflare melalui siteground.com keeaokan harix saya dapt email dri cloudflare untuk menambahkan site otomatis dapet NS dong… nah bagaimana solusix?… apa yg harus saya lakukan mz?…

        Trmkasih

      • Coba email saya langsung di randi(at)penasihathosting(dot)com dan email saya alamat domainnya, nanti akan saya bantu cek mas.

  22. Hello master, mohon pencerahannya saya pernah punya blog wordpress tentang prediksi angka pengeluaran tapi di suspen terus karena sewa di indonesia, boleh minta saran mas pilih hosting luar negri apa yang cocok buat saya dan bagaimana cara memesannya?? Terima kasih

    Reply
    • Boleh dijelaskan lebih detail ttg konten webnya mas? Saya kurang paham dg blog ttg prediksi angka pengeluaran. Tapi di shared hosting memang memiliki keterbatasan2, saran saya mas perlu mempertimbangkan upgrade paket hostingnya ke VPS.

      Reply
  23. Mau tanya mz….
    Saya sudah punya website dulu beli domain di idwebhost kemudian saya ingin website saya tembus ke luar negeri cz saya bergerak di bidang tour and travel. Hosting mana yg bisa saya pake ya mz agar bisa tembus eropa. Kebetulan saya masih pemula dan baru kali ni buat website dan apakah website saya bisa ditransfer ke tempat hosting yang baru tu mz jadi biar gak nulis artikel paket lagi. Trmkasih

    Reply
    • Berarti saat ini visitor sebagian besar masih Indonesia ya? Saran saya Host di Sitegroundsaja dengan memilih server Singapore. Nanti websitenya di koneksikan dengan Cloudflare agar lebih ringan loadingnya ketika di akses di Eropa.

      Reply
      • iya mz… masih Indonesia pengunjungnya mz….
        untuk Cloudflare sudah saya gunakan itu mz…
        apakah masih perlukah saya menggunakan Host di Siteground mz?…….

        mohon bimbingannya mz…

      • Cukup kok kalau sudah menggunakan Cloudflare asal hosting yang sekarang load timenya sudah bagus (dibawah 1000ms).

      • Mz… Mhon infox mz… Saya sudah pindah hosting ke Siteground, untuk megetahui bahwasannya tu sudah berhasil apa tidaknya darimanax ya mz?…. Trus juga mz… Ada cara menganti hosts file di windows -> system32 -> …. -> sampai degan host gtu mz… Tolong dijelaskan mz… Trmaksih

      • Kalau file2 website sudah dipindahkan ke Siteground dan domain sudah diarahkan ke nameserver nya Siteground, kemudian website sudah live, maka artinya sudah berhasil pindah. Pertanyaan kedua kurang paham saya.

  24. mau tanya mas. saya mau bikin situs yang target marketnya luar negri. Kan ada hosting lokal yang servernya di US. Kalau dibandingkan yang asli US bagus mana? Kalau hosting lokal tapi server US, apakah trafik langsung ke US atau ke hosting lokal dulu terus diarahkan ke server US?

    Reply
    • Saya belum pernah bandingkan mas, tapi menurut pengalaman saya si lebih bagus hosting luar seperti Siteground atau A2 Hosting. Kalau pakai hosting lokal server US sama saja kok cara kerjanya, traffic nanti dilayani langsung dari server di US.

      Reply
  25. waah tulisan2nya sangat mencerahkan, ada pengalaman pake hosting namecheap gak mas? penasaran dengan tawaran paketnya. btw kalo misal situs untuk dropshipping target market internasional apa cukup dengan hosting local dan minimal space berapa MB/GB? ..terima kasih

    Reply
    • Belum pernah pakai Namecheap nih mas. Kalau target internasional harus pilih hosting dengan lokasi server di luar juga mas, misalnya di US. Saran saya pilih Siteground paket Starter.

      Reply
  26. Gan, mohon untuk sarannya. Jika saya mau membeli hosting yang sanggup menampung sampai pengunjung per hari atau per kondisi tertentu sampai 1 juta pengunjung perhari. Kira kira pakai hosting apa? kemudian apakah itu share hosting atau cloud hosting? dan sarannya apakah penyedia hosting apa, luar atau dalam negeri.

    Terima kasih.

    Reply
    • Serius 1 juta per hari? Saran saya sewa dedicated hosting saja di Siteground mulai dari paket Entry Level. Kalau target pengunjungnya Indonesia, ambil server Asia-Pacifik saja.

      Reply
  27. Mas tolong bantuannya.

    Saya bingung milih server yang cocok untuk site saya. Adapun site yang akan dibuat khusus untuk program kesehatan.

    Dan rencananya akan digratiskan program tersebut. Kemudian untuk penangan server yang cocok untuk site tersebut jika dikemudian hari harus menangani kunjungan atau permintaan sekitar 1 juta pengunjung perhari, baik tiba-tiba misalnya ada bencana alam atau lainnya. Kira-kira yang paling cocok pakai server apa adan itu Apakah share hosting atau cloud?
    Terima kasih.

    Reply
    • Boleh mulai dari shared hosting terlebih dahulu. Nanti kalau beneran sampe 1 juta per hari, bisa di upgrade ke Dedicated Hosting.

      Reply
  28. Mas, saya pingin punya website perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Tour and Travel. Clients saya semuanya berasal dari eropa dan usa yang suka ikut tour ke indonesia. Hosting yang mana yang disarankan untuk saya beli agar diakses lebih cepat oleh calon orang-2 dari luar negeri?

    Reply
  29. untuk perbandingan harga, quality, speed, diantara web hosting lokal & web hosting luar negeri, lebih baik yang mana mas?

    Reply
    • Tergantung, terutama Siteground dan A2 Hosting lebih baik dari web hosting lokal berdasarkan data yang ada. Tp yang pasti hosting luar lebih mahal lo ya.

      Reply
  30. mas kenapa hwkhost yang banyak direkoemndasikan oleh teman-teman gak ada? dan akhir” ini sering downtime dan balasan tiket cukup lama bahkan hampir 1 jam?

    Reply
    • Kenapa banyak direkomendasikan teman-teman? Karena harganya murah, betul ga?
      Jujur saya tidak punya datanya Hawkhost dan bukan merupakan hosting yang popular juga dibanding yang saya rekomendasikan disini.
      Lebih baik pilih yang memang sudah bagus, ada datanya, jelas dan sudah terbukti 🙂

      Reply
  31. Halo Mas Will.
    Thx atas artikelnya sangat informatif sekali.

    Boleh minta nasihat, saya mau beralih dari siteground ke hawk host karena selama ini saya merasa siteground growbog 20GB kemahalan dan banyak sisa space tidak terpakai sekitar 10Gb. Apakah mas willya punya pengalaman pakai hosting hawk ini. thx

    Reply
    • Halo Mas,
      Saya puya pengalaman sekitar 12 bulan pakai Hawk Host, itu sudah lama ketika awal-awal bikin blog dengan target Internasional tahun 2015/16. Dulu saya belum mengerti byk soal hosting, saya pilih Hawk Host karna harganya murah dan direkomendasikan temen saya. Yang saya ingat si support nya lumayan baik meskipun rasanya agak lama waktu tunggu balasnya (ticket support). Kalau uptime dan load timenya saya tidak punya data, jadi tidak bisa kasih rekomendasi.

      Kalau mas nya ngerasa kemahalan bayar $14,95/month dg asumsi kyknya mas hosted byk blog ya? Menurut saya worthed kok mengingat uptime dan load timenya sangat stabil, apalagi supportnya bagus sekali. Saya pribadi tidak pernah kecewa dengan Siteground. Tapi, kalau masnya mmg mau pindah, saran saya coba dulu saja trial 1 bulan.

      Reply
    • A2Hosting bisa pakai transfer bank kok mas Asas. Nanti mereka akan kirim invoice beserta informasi bank account mereka. Setelah transfer, account A2 Hosting mas Asas tidak bisa langsung aktif, mereka akan konfirmasi terlebih dahulu kalau mereka sudah menerima transferan dari mas.

      Reply